Liputan6.com, Sleman - Komunitas disabilitas di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuktikan potensi yang baik dalam beternak ayam petelur.
Bukan telur ayam biasa, para penyandang disabilitas di bawah bimbingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) mengelola peternakan untuk menghasilkan telur sehat yang dinamai Telur Moe. Peternakannya sendiri dinamai Moe Farm.
Moe Farm dengan produk telur sehatnya telah meraih sertifikasi Humane Farm Animal Care (HFAC). Sebuah standar sertifikasi internasional untuk kesejahteraan hewan ternak di Amerika Serikat.
Pada Rabu, 31 Desember 2025, Moe Farm resmi menggebrak produksi telur lewat Kickoff Program Kemitraan: Peningkatan Ekonomi Berbasis Inklusi melalui Pengembangan Ternak Ayam Petelur Sehat. Kolaborasi dilakukan dengan menggandeng Lazismu dan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) sebagai mitra.
Penggagas Moe Farm, Arya Khoirul, menjelaskan bahwa MPM mulai mendampingi Jatam Difabel mulai dari titik nol. Bahkan, pada awalnya para difabel tidak pernah beternak. Belum tahu cara menghasilkan telur sehat berkualitas dari cara ternak ayam yang benar pula.
Untuk menyandang label Humane Certified, peternakan harus memastikan ayam hidup dengan ruang cukup, pakan dan air bersih, serta lingkungan aman, mendorong peternakan bebas sangkar (cage-free) atau pasture-raised, dipelihara dengan dibiarkan berkeliaran.
Perhatikan Kesejahteraan Hewan
Peternakan ayam yang tersertifikasi HFAC dipastikan memperlakukan ayam dengan baik. Artinya, ayam tidak dikurung dalam kandang yang sempit. Melainkan dilepas dan diberikan pakan yang berkualitas untuk meningkatkan kandungan dalam telur.
“Farm-nya ini dipelihara dengan kesejahteraan hewan yang tinggi, traceability product (tingkat pelacakan produk) yang bagus, kesejahteraan hewan yang bagus. Berarti mengelola kesehatan hewannya juga bagus, kualitas telurnya juga bersahabat,” ujar Arya mengutip laman resmi Muhammadiyah, Rabu (7/1/2025).
Dalam peternakan ayam petelur, lanjut Arya, umumnya ada empat tingkatan. Tingkatan pertama dengan kandang baterai. Tingkatan kedua memakai pakan nutrisi lebih, dan yang ketiga adalah sistem pemeliharaannya memakai sistem cage-free.
“Teman-teman Jatam pakai yang keempat,” jelas Arya.
Tingkat keempat adalah pemeliharaan yang matang dari berbagai aspek.
Ayam Tetap Produktif di Usia 100 Minggu
Para penyandang disabilitas di peternakan ini telah memelihara ayam hingga usia 100 minggu. Namun, produktivitas telurnya masih di atas 83 persen.
“Kalau sesuai guideline itu paling sudah tinggal 60 persen atau sudah akhir ya harusnya,” ungkap Arya.
Menurut Arya, hal itu bisa terjadi berkat pola teknologi dan kesungguhan para difabel. Didukung kandang yang digunakan menggunakan standar kandang Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Ke depannya, kendang ini akan diperluas dan ayam akan ditambah menjadi seribu ekor. Naik 300 persen dari jumlah sebelumnya yang baru 300 ekor.
Peternakan Ramah Disabilitas
Program Kemitraan yang dilakukan merupakan pengembangan dari yang sudah ada. Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nurul Yamin menambahkan, kandang yang dibangun pun dapat diakses oleh difabel.
“Kursi roda bisa masuk, dia bisa kasih makan dan segala macam. Sehingga menciptakan aktor ekonomi bagi komunitas-komunitas difabel. Nah itulah yang mengurangi ketergantungan, sehingga spirit kemandiriannya itu bisa diwujudkan,” terang Yamin.
Yamin berharap, lewat pengembangan ini, ekonomi masyarakat terutama para difabel dapat semakin meningkat.
“Kelompok-kelompok yang selama ini termarjinalkan, mendapatkan ruang untuk berekspresi secara ekonomi,” tegasnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467731/original/087454100_1767928616-disabilitas_es_teh.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367828/original/050200100_1759315919-WhatsApp_Image_2025-10-01_at_15.17.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462436/original/072940900_1767579309-pppk_paruh_waktu.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463237/original/093893900_1767603233-RT_8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460814/original/003770000_1767321823-Ezra.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4641894/original/056970400_1699518945-Seleksi_CASN_atau_CPNS_2023_2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4613149/original/015548500_1697509706-Screenshot_2023-10-17_091840.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452898/original/039508500_1766462162-guru_hina_difabel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456791/original/022887300_1766974834-Posyandu_Disabilitas_2025.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455297/original/009310000_1766644331-catur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452727/original/035236000_1766455041-peparkot_serang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453378/original/090115300_1766476856-disab_cirebon.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3276905/original/053877400_1603514059-IMG_20201024_112752.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451803/original/007786300_1766372925-Disabilitas_perempuan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451789/original/071648700_1766371393-disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081174/original/010090300_1657147252-penyandang_kusta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446649/original/042479100_1765936756-ulaka_penca.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447466/original/054377000_1765957092-Aida.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439139/original/021928200_1765351321-IMG-20251210-WA0004.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)