Kalahkan Tuan Rumah, Indonesia Raih Emas di Para Tenis Meja ASEAN Para Games 2025 Thailand

1 week ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Laga final para tenis meja ASEAN Para Games 2025 Thailand berakhir dengan perolehan emas bagi kontingen Indonesia.

Duet maut Komet Akbar dan Banyu Tri Mulyo berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand yakni C. Punpoo dan B. Sillapakong. Komet dan Banyu berhasil memastikan medali emas nomor Men's Double Class MD18 usai mengakhiri tiga laga langsung dengan skor telak 11-4, 11-5 dan 11-9.

"Tadi memang sangat ketat ya soalnya kita lawan tuan rumah dan mereka masih muda juga jam terbangnya sudah sampai di paralimpik, mereka salah satu rival kita yang paling berat di Asia Tenggara," ujar Komet usai pertandingan di 4th Floor Central Plaza Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (25/1/2026) sore, mengutip laman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Mereka pasti lebih ngotot karena kan tuan rumah pasti ingin mengalahkan wakil Indonesia, apalagi kita kalau di para tenis meja ini sering juara umum jadi mungkin cita-cita mereka buat kalahin kita," imbuh Banyu yang juga meraih perunggu di nomor Men's Single TT8.

Berkat usaha keras Komet dan Banyu, kontingen Indonesia kembali menambah medali emasnya. Menurutnya, persiapan tim para tenis meja sudah sangat matang hingga bisa meraih prestasi hingga ke titik tertinggi. Di nomor ini duet keduanya memang ditargetkan meraih medali emas.

Komet dan Banyu Ditargetkan Raih Emas

Komet dan Banyu memang ditargetkan untuk memperoleh medali emas di ajang ini, sehingga persiapan dilakukan hampir setahun.

"Kita ditargetkan memang medali emas, jadi persiapan kita memang luar biasa, NPC (National Paralympic Committee pelatnasnya jalan terus hampir satu tahun dan kita latihan tiap hari benar-benar digenjot,” kata Komet yang juga telah meraih dua emas dan satu perak APG Thailand ini.

“Apalagi Thailand sebagai tuan rumah pasti kita persiapkan dengan matang untuk hari ini," tambahnya.

Persiapan Lanjut ke ASIAN Para Games 2026

Usai laga di Thailand, keduanya langsung mempersiapkan pelatnas untuk ASIAN Para Games 2026. Mereka berharap bisa lolos kualifikasi untuk laga tertinggi olahraga di dunia Paralimpiade 2028 LA mendatang.

"Untuk target paling dekat mungkin kami langsung latihan lagi di pelatnas untuk laga di Jepang semoga dapat hasil maksimal, kami berharap juga lolos ke Paralimpiade 2028 mendatang," ujar Komet.

"Kami persembahkan medali emas ini untuk orang tua, anak istri saya karena dukungan mereka luar biasa bahkan saya jarang pulang. NPC Indonesia bisa dibilang rumah para atlet karena saya juga jarang pulang. Kami berusaha keras mempersembahkan emas ini untuk bangsa Indonesia," tutup atlet asal Pomalaa, Sulawesi Tenggara itu.

Read Entire Article