Penyebab Bibir Sumbing Belum Diketahui Pasti, Dokter: Tidak Selalu karena Genetik

19 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Banyak masyarakat menganggap penyebab bibir sumbing sebagai kondisi yang diturunkan dari orang tua kepada anak. Padahal, menurut dunia medis anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. 

Dokter bedah plastik Yantoko, mengatakan bahwa hingga kini penyebab pasti bibir sumbing belum dapat dipastikan secara ilmiah. 

“Tidak ada satu penyebab yang pasti yang bisa menyebabkan bibir sumbing,” katanya saat ditemui dalam acara Harmoni Ramadan, Ciptakan Senyuman di Dentons HPRP Office pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kondisi bibir sumbing merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan tidak dapat disimpulkan hanya dari satu faktor saja.

Bibir sumbing merupakan kelainan yang terjadi ketika bagian bibir atau langit-langit mulut bayi tidak terbentuk secara sempurna selama masa kehamilan. 

Kondisi ini dapat memengaruhi bentuk bibir, rongga mulut, serta fungsi makan dan berbicara pada anak. Meski demikian, perkembangan dunia medis telah memungkinkan penanganan bibir sumbing melalui operasi sehingga kualitas hidup pasien bisa lebih membaik.

Kasus Pasien Bibir Sumbing

Ia juga mencontohkan bahwa ada keluarga di mana orang tua dan anak sama-sama mengalami bibir sumbing, dan ada juga yang orang tua mengalami bibir sumbing tapi anaknya tidak. 

Banyak faktor yang masih belum diketahui secara pasti oleh dunia medis, sehingga hubungan antara genetik dan bibir sumbing masih belum pasti.

“Ada pasien yang kebetulan anak dan orang tuanya sumbing, tetapi ada yang orang tuanya saja, anaknya tidak sumbing,” jelasnya.

Jadi penyebab bibir sumbing ini secara genetik bisa terjadi, tetapi bisa juga tidak diturunkan, karena dalam beberapa kasus tidak semua keluarga menurunkan genetik bibir sumbing.

“Penyebab bibir sumbing tidak seperti penyakit lain, misal di gigit nyamuk aedes bisa menyebabkan DBD, kalau bibir sumbing tidak seperti itu,” ucapnya.

Yantoko menuturkan untuk semua orang tua yang anaknya terkena sumbing, jangan khawatir bahwa masalah ini akan diturunkan ke cucunya.

“Untuk bapak ibu yang terkena bibir sumbing tidak perlu takut anaknya akan terkena juga, dan jika anaknya sumbing tidak perlu takut akan menurunkannya ke cucu,” terangnya.

Operasi Bibir Sumbing

Terkadang masyarakat mengira operasi bibir sumbing membutuhkan waktu operasi yang sangat lama. Padahal, prosedur operasi bibir sumbing sebenarnya sangat singkat apabila dilakukan dengan kondisi pasien yang sudah memenuhi syarat.

Operasi untuk memperbaiki bibir sumbing tidak memakan waktu lama. Bahkan, prosedur ini dapat selesai dalam waktu kurang dari satu jam.

“Kondisi sumbing itu bisa dilakukan operasi tidak lebih dari 1 jam,” tuturnya.

Durasi operasi sebenarnya relatif singkat, tetapi masih banyak pasien yang belum mendapatkan penanganan karena kurangnya informasi atau akses layanan kesehatan. 

Padahal, dengan prosedur yang tepat, kondisi bibir sumbing dapat diperbaiki sehingga membantu meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk kemampuan berbicara dan kepercayaan diri.

Selain itu, penanganan bibir sumbing tidak selalu hanya disembuhkan sekali operasi. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin memerlukan beberapa tahap operasi, misalnya untuk memperbaiki celah pada langit-langit mulut atau mendukung fungsi bicara setelah operasi bibir dilakukan.

“Jadi satu pasien itu belum tentu hanya satu kali operasi sampai dinyatakan oleh dokter pasien ini sudah maksimal,” ungkapnya.

Read Entire Article