Liputan6.com, Tangerang - Puskesmas Karawaci Baru, Kota Tangerang punya cara unik untuk melatih kemandirian penyandang disabilitas.
Bersama kelompok dukungan Self Help Group (SHG) Cendrawasih, puskesmas ini meluncurkan program pemberdayaan penyandang disabilitas psikososial melalui kegiatan produktif di lingkungan puskesmas, yakni berjualan es teh.
Kepala Puskesmas Karawaci Baru dr. Dece Feriyeni menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian, keterampilan sosial, serta kualitas hidup para penyandang disabilitas.
”Program ini berjualan es teh di lingkungan puskesmas. Setiap aktivitas dijalankan secara bergiliran oleh tim yang terdiri dari penyandang disabilitas dan pendamping, guna mencegah kejenuhan dan meminimalkan risiko tantrum,” kata Dece, Kamis (8/1/26) mengutip laman resmi Kota Tangerang.
Dia menambahkan, Puskesmas Karawaci Baru siap mendukung penuh program ini.
“Tidak ada pungutan biaya dalam pelaksanaan kegiatan. Semua aktivitas ini murni merupakan bentuk kontribusi sosial untuk mendukung proses rehabilitasi sosial dan pemberdayaan penyandang disabilitas psikososial,” ujarnya.
Kegiatan ini resmi dimulai pada 7 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, dengan lokasi stand di depan Poli Konseling. Dece berharap kolaborasi ini dapat menciptakan ruang inklusif di Puskesmas Karawaci Baru.
”Program ini menjadi langkah nyata bagi Puskesmas Karawaci Baru untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang ramah, inklusif dan produktif, sejalan dengan misi meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas,” katanya.
Layanan Pengaduan Disabilitas di Kota Tangerang
Masih terkait inklusi disabilitas, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengenalkan LAKSA+. Ini adalah layanan pengaduan yang ramah dan mudah diakses.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, layanan ini dibuat untuk mendukung peningkatan layanan publik berbasis inklusif.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany menuturkan, pengembangan layanan LAKSA+ merupakan terobosan yang diproyeksikan menjadi layanan publik. Dilengkapi berbagai fitur unggulan untuk memfasilitasi para penyandang disabilitas dalam menyampaikan pengaduan publik di Kota Tangerang, Banten.
“Kami sedang menyiapkan inovasi layanan pengaduan publik yang bisa dimanfaatkan para penyandang disabilitas secara langsung. Selanjutnya, inovasi ini sangat penting untuk mendorong terciptanya kebijakan yang lebih inklusif, tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Mugi, Senin (30/6/25).
Ia menambahkan, Diskominfo Kota Tangerang sendiri telah mensosialisasikan pengembangan layanan LAKSA+ kepada kelompok masyarakat penyandang disabilitas secara langsung. Tidak hanya itu, layanan LAKSA+ telah diujicobakan dalam Workshop Kanal Pengaduan yang Sensitif Disabilitas yang telah digelar Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.
Mudahkan Warga Disabilitas Akses Layanan Pengaduan
Kanal layanan pengaduan warga (LAKSA+) yang ramah disabilitas pada aplikasi Tangerang LIVE resmi diluncurkan pada 16 September 2025.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, kanal LAKSA+ merupakan hasil pembaruan fitur untuk mengakomodasi kemudahan bagi kelompok masyarakat disabilitas dalam mengakses layanan pengaduan.
Kanal LAKSA+ diluncurkan setelah melewati proses pre-desain dan uji interface dengan melibatkan kelompok masyarakat disabilitas secara langsung dan intensif.
“Kami meluncurkan LAKSA+ ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam mewujudkan pelayanan publik, menjunjung tinggi hak asasi manusia dan tidak diskriminatif sesuai amanat Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Sachrudin selepas peluncuran LAKSA+ bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Republik Indonesia di Puspem Kota Tangerang, Selasa (16/9/25).
“Di sisi lain, LAKSA+ dirancang khusus agar kelompok masyarakat disabilitas bisa menyampaikan aspirasi melalui kanal pengaduan yang inklusif,” tambahnya.
Fitur Unggulan
Mugi menambahkan, kanal LAKSA+ telah dilengkapi fitur unggulan yang mudah diakses bagi kelompok masyarakat disabilitas. Sementara ini, kanal LAKSA+ bisa dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat disabilitas netra, Tuli dan disabilitas mental.
“Kami meluncurkan fitur ramah disabilitas ini disesuaikan dengan jenis disabilitas masing-masing seperti disediakan fitur talk pad berbasis voice bagi tunanetra, serta menu fiturnya juga disederhanakan sehingga bisa diakses secara lebih mudah,” jelas Mugi.
Fitur LAKSA+ ini juga disambut baik kelompok masyarakat disabilitas sekaligus diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mendorong partisipasi kelompok masyarakat disabilitas dalam mengakses pelayanan publik secara lebih maksimal.
“Kami berterima kasih sekali, dengan adanya kanal baru yang ramah disabilitas sangat memudahkan bagi kami untuk memberikan pengaduan secara langsung. Apalagi fiturnya sudah disesuaikan dengan jenis disabilitasnya, jadi diharapkan ke depannya tinggal pengaduannya bisa direspons secara cepat juga,” kata Rita Mulyantini, penyandang disabilitas dari Kecamatan Cibodas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377386/original/037511600_1760092677-eggs-wooden-platter-kitchen-towel-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367828/original/050200100_1759315919-WhatsApp_Image_2025-10-01_at_15.17.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462436/original/072940900_1767579309-pppk_paruh_waktu.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463237/original/093893900_1767603233-RT_8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460814/original/003770000_1767321823-Ezra.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4641894/original/056970400_1699518945-Seleksi_CASN_atau_CPNS_2023_2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4613149/original/015548500_1697509706-Screenshot_2023-10-17_091840.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452898/original/039508500_1766462162-guru_hina_difabel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456791/original/022887300_1766974834-Posyandu_Disabilitas_2025.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455297/original/009310000_1766644331-catur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452727/original/035236000_1766455041-peparkot_serang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453378/original/090115300_1766476856-disab_cirebon.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3276905/original/053877400_1603514059-IMG_20201024_112752.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451803/original/007786300_1766372925-Disabilitas_perempuan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451789/original/071648700_1766371393-disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081174/original/010090300_1657147252-penyandang_kusta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446649/original/042479100_1765936756-ulaka_penca.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447466/original/054377000_1765957092-Aida.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439139/original/021928200_1765351321-IMG-20251210-WA0004.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)