Liputan6.com, Brussel - Uni Eropa menyerukan agar integritas teritorial Somalia tetap dihormati setelah Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui wilayah Somaliland yang memisahkan diri sebagai sebuah negara merdeka.
Langkah Israel, yang diumumkan pada Jumat (26/12/2025), telah dikecam secara internasional, dengan banyak negara di Afrika dan Timur Tengah menegaskan bahwa batas-batas wilayah Somalia tidak dapat diubah secara sepihak.
Juru bicara urusan luar negeri Uni Eropa Anouar El Anouni mengatakan bahwa pihaknya menegaskan kembali pentingnya menghormati persatuan, kedaulatan, dan integritas teritorial Republik Federal Somalia.
"Hal ini merupakan kunci bagi perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan Tanduk Afrika," kata juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Deutsche Welle.
El Anouni menambahkan bahwa Uni Eropa mendorong dialog antara Somaliland dan Pemerintah Federal Somalia untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan yang telah berlangsung lama.
Somalia Mengecam Agresi Ilegal Israel
Pemerintah Somalia bereaksi dengan kemarahan atas pengumuman Israel tersebut, dengan menyebutnya sebagai serangan langsung terhadap kedaulatannya.
Para pejabat di Mogadishu mengatakan mereka akan menempuh langkah-langkah diplomatik dan hukum untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai upaya melanggar hukum dan disengaja untuk melegitimasi pemisahan diri.
Presiden Hassan Sheikh Mohamud menuduh Israel melanggar norma-norma internasional, seraya menegaskan bahwa Somaliland tetap merupakan bagian integral dari Somalia.
Gelombang Penolakan Internasional
Sejumlah pemerintah dan badan regional juga dengan cepat menolak pengakuan Israel. Mesir, Turki, Djibouti, dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk mengecam pengakuan itu, dengan memperingatkan bahwa langkah tersebut berisiko mengganggu stabilitas kawasan Tanduk Afrika dan koridor Laut Merah.
Uni Afrika dan blok Afrika Timur (IGAD) kembali menegaskan posisi lama mereka bahwa batas-batas Somalia telah diakui secara internasional dan tidak dapat diubah secara sepihak.
Nigeria dan beberapa negara di Timur Tengah turut mengeluarkan pernyataan yang mendesak negara-negara lain untuk menahan diri dari mengakui wilayah-wilayah yang memisahkan diri.
Sebuah deklarasi bersama dari lebih dari 20 negara dan Organisasi Kerja Sama Islam memperingatkan adanya konsekuensi serius bagi keamanan regional dan global.
Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka tetap mengakui integritas teritorial Somalia, termasuk wilayah Somaliland.
Alasan Israel Bertindak Sekarang
Israel membingkai langkah tersebut sebagai bagian dari jaringan kemitraan yang terus berkembang yang terinspirasi oleh Abraham Accords, serangkaian kesepakatan yang mulai diluncurkan pada 2020 dan bertujuan membuka hubungan diplomatik serta kerja sama ekonomi antara Israel dan sejumlah negara Arab maupun negara dengan mayoritas penduduk muslim.
Kesepakatan-kesepakatan ini sebagian besar ditandatangani pada masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, dengan peran mediasi dari Washington.
Namun, meskipun Trump kembali ke Gedung Putih pada awal tahun ini, belum ada negara Arab baru yang bergabung dengan Abraham Accords, sementara perang di Gaza turut memperumit kemungkinan tercapainya kesepakatan tambahan.
Di sisi lain, Somaliland—yang telah beroperasi sebagai negara de facto sejak 1991 dengan institusi pemerintahan, mata uang, dan pasukan keamanannya sendiri—berharap pengakuan dari Israel dapat mengakhiri puluhan tahun isolasi diplomatik dan mendorong negara-negara lain untuk mengikuti langkah serupa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530439/original/068576200_1773440906-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516525/original/044369700_1772322540-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530339/original/025873100_1773408788-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466635/original/060914700_1767850248-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_11.38.38__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529924/original/037780400_1773386744-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528532/original/013772800_1773287232-Untitled.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421473/original/046767000_1763906676-Sarmila_wati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290464/original/056522900_1753113336-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_20.06.02_c2d8139b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441248/original/084139500_1765462277-1000257193.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427236/original/042414200_1764338646-FOD.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419257/original/042198300_1763651316-photo_2025-11-20_21-21-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430647/original/095128500_1764668680-WhatsApp_Image_2025-12-02_at_16.43.15_c2c5627c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4878682/original/015534800_1719648934-260529_opini_Laksamana_Sukardi___.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400168/original/005067900_1762067797-000_1DL27K.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760696/original/079555300_1709519479-20240304-Peringatan_10_Tahun_MH370-AFP_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1448550/original/003955100_1482914623-20161228-Chappy-Hakim-IA1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376526/original/002811900_1760007161-sppg1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415229/original/060484900_1763364384-perda_disab_jatim.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5414859/original/098956300_1763353030-Seniman_Autisme_di_Konser_Andien.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418126/original/061933400_1763605368-Ika_Rizki.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397321/original/033792500_1761806055-2.jpg)