Liputan6.com, Gaza - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa seorang anak laki-laki Palestina berusia tujuh tahun tewas tenggelam akibat banjir yang melanda kamp tenda pengungsi di Jalur Gaza. Insiden tersebut terjadi di tengah kondisi musim dingin yang semakin memperparah penderitaan warga Gaza yang sebagian besar kehilangan tempat tinggal akibat dua tahun perang.
Dalam pernyataan pada Kamis (1/1/2026), UNICEF menyebutkan bahwa korban bernama Ata Mai tenggelam pada Sabtu (27/12) setelah hujan deras menyebabkan banjir parah di kamp tenda tempat ia tinggal di Kota Gaza. Rekaman video yang ditayangkan Al Jazeera memperlihatkan tim Pertahanan Sipil berusaha mengevakuasi jasad Ata Mai dari genangan air berlumpur di tengah puing-puing bangunan yang hancur akibat pengeboman.
UNICEF menjelaskan bahwa Ata Mai tinggal bersama adik-adiknya dan anggota keluarga lainnya dalam sebuah kamp yang terdiri dari sekitar 40 tenda. Keluarga tersebut sebelumnya telah kehilangan sang ibu di awal perang.
Menurut UNICEF, hampir seluruh populasi Gaza yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa telah kehilangan rumah mereka dan kini hidup di kamp-kamp tenda yang tidak layak, dengan perlindungan yang sangat minim dari cuaca ekstrem.
Dalam beberapa pekan terakhir, hujan musim dingin yang disertai suhu dingin telah berulang kali mengguyur wilayah Gaza. Banjir meluas, jalan-jalan tanah berubah menjadi lumpur, dan sejumlah bangunan yang sebelumnya rusak akibat serangan udara runtuh. UNICEF menyatakan sedikitnya enam anak telah meninggal akibat kondisi cuaca, termasuk seorang anak berusia empat tahun yang tewas akibat runtuhnya bangunan.
Otoritas kesehatan Gaza juga melaporkan bahwa tiga anak meninggal dunia akibat hipotermia.
"Tim kami yang mengunjungi kamp-kamp pengungsian melaporkan kondisi yang mengerikan, yang tidak seharusnya dialami oleh seorang anak pun, dengan banyak tenda yang tertiup angin atau runtuh sepenuhnya," kata Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Edouard Beigbeder seperti dikutip dari laporan Associated Press.
Kematian Bocah Palestina Lainnya
Selain korban akibat cuaca, pejabat kesehatan Gaza juga melaporkan kematian seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun lainnya pada Kamis. Anak tersebut, Youssef Shandaghi, meninggal di Jabaliya, Gaza Utara, tidak jauh dari wilayah yang dikenal sebagai "Garis Kuning", yaitu garis demarkasi gencatan senjata antara wilayah Gaza yang masih dikuasai militer Israel dan wilayah lainnya yang dihuni mayoritas penduduk.
Dua pejabat Rumah Sakit Shifa di Gaza, Direktur Mohammed Abu Selmiya dan Managing Director Rami Mhanna, menuturkan bahwa Youssef tewas akibat tembakan Israel yang berasal dari seberang Garis Kuning.
Militer Israel menyatakan tidak memiliki informasi mengenai insiden ini.
Sementara itu, seorang paman korban memberikan keterangan berbeda. Ia mengatakan bahwa Shandaghi kemungkinan tewas akibat amunisi yang belum meledak yang ditemukannya saat bermain.
Hingga kini, perbedaan keterangan mengenai penyebab kematian Youssef belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menurut tenaga medis dan saksi mata, pasukan Israel hampir setiap hari melepaskan tembakan ke arah warga Palestina yang mendekati Garis Kuning, sering kali menyebabkan korban luka atau tewas. Militer Israel membela diri dengan mengatakan mereka melepaskan tembakan peringatan jika seseorang melintasi garis tersebut dan akan menembak siapa pun yang dianggap mengancam pasukan. Israel tidak membantah bahwa sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak, telah terbunuh sejak gencatan senjata diberlakukan.
Sejak dimulainya gencatan senjata sekitar 12 minggu lalu, otoritas kesehatan Gaza mengatakan, 416 warga Palestina tewas dan 1.142 lainnya terluka. Secara keseluruhan, jumlah korban tewas warga Palestina sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023 telah mencapai sedikitnya 71.271 orang.
Kekerasan di Tepi Barat
Sementara itu, di Tepi Barat yang diduduki, kekerasan terus meningkat.
Pada Kamis, Kelompok Masyarakat Tahanan Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel melakukan operasi penangkapan besar-besaran dan menahan sedikitnya 50 warga Palestina dalam penggerebekan semalam. Sebagian besar penangkapan terjadi di wilayah Ramallah, dengan banyak warga ditangkap dari rumah mereka.
Kelompok itu menuduh bahwa operasi penangkapan disertai penggerebekan luas, pelecehan terhadap para tahanan dan keluarga mereka, serta perusakan dan vandalisme di dalam rumah-rumah warga. Militer Israel belum memberikan komentar terkait operasi tersebut.
Menurut Masyarakat Tahanan Palestina, Israel telah menangkap sekitar 7.000 warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem sepanjang tahun 2025, serta 21.000 orang sejak perang dimulai. Jumlah warga Gaza yang ditangkap tidak dipublikasikan oleh pihak Israel.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461100/original/024909900_1767338778-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460730/original/093117200_1767277182-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5213181/original/039160500_1746680400-kanselir_jerman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1639769/original/084274700_1499223943-20170705-Kembang-Api-AFP2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460652/original/007248000_1767261837-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460572/original/052849300_1767258334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442277/original/021977600_1765532804-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2802840/original/008476400_1557624227-akalo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4314219/original/077360800_1675593617-237309.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460266/original/034963500_1767242465-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460100/original/040949600_1767231870-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460056/original/005981700_1767207312-WhatsApp_Image_2025-12-31_at_13.34.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460047/original/004517200_1767205828-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3317448/original/005939100_1607330890-markus-spiske-97Rpu-UmCaY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459774/original/039852000_1767173693-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312382/original/058803300_1754958946-Untitled.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)