Maduro Ditahan di Penjara Federal Brooklyn, Bakal Disidang Pekan Depan

2 months ago 36

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah tiba di Metropolitan Detention Center (MDC) di Brooklyn, New York, menjelang proses hukum yang akan dihadapinya di pengadilan federal Manhattan pekan depan. Informasi tersebut disampaikan oleh sejumlah pejabat penegak hukum Amerika Serikat.

Maduro sebelumnya diterbangkan menggunakan helikopter ke Manhattan, dilanjutkan pengawalan ketat oleh iring-iringan kendaraan aparat penegak hukum menuju fasilitas penahanan tersebut.

Dilansir dari CNN, Minggu (4/1/2026), kedatangan Maduro disertai pengamanan besar-besaran. Di luar gedung MDC Brooklyn, terlihat kerumunan besar warga berkumpul.

Sejumlah orang tampak bersorak dan mengibarkan bendera Venezuela, sementara aparat keamanan berjaga dalam jumlah signifikan untuk mengantisipasi situasi.

Maduro dijadwalkan menghadapi dakwaan kasus narkotika dan senjata di pengadilan federal Manhattan pada pekan depan. Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai status penahanan istrinya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS akan menjalankan Venezuela untuk sementara waktu setelah operasi militer berani yang menggulingkan Nicolás Maduro dari kekuasaan dan mengeluarkannya dari negara tersebut.

Tentang Metropolitan Detention Center Brooklyn

Metropolitan Detention Center Brooklyn merupakan satu-satunya penjara federal yang beroperasi di Kota New York. Fasilitas ini dikenal luas karena kerap menahan tersangka dan terdakwa dalam kasus-kasus besar yang menyita perhatian publik.

Dilansir dari BBC, sejumlah publik figur terkenal pernah ditahan di penjara ini, termasuk penyanyi R Kelly, rekan Jeffrey Epstein Ghislaine Maxwell, serta yang terbaru musisi Sean “Diddy” Combs.

Namun, MDC Brooklyn juga memiliki reputasi buruk terkait kondisi penahanan. Penjara ini kerap disorot karena tudingan kondisi keras, kekerasan antar-narapidana, serta lemahnya pengawasan internal.

Salah satu kasus yang sempat mencuat adalah seorang terdakwa yang dilaporkan ditusuk berulang kali, namun disebut tidak mendapatkan perawatan medis yang layak dan justru dikunci di dalam selnya selama 25 hari.

Maduro akan ditahan di MDC Brooklyn sembari menunggu jadwal persidangan di Manhattan, yang diperkirakan akan menjadi salah satu proses hukum paling disorot dalam hubungan AS–Venezuela dalam beberapa tahun terakhir.

Maduro dan Istri Dibawa Kapal Perang

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya berada di atas kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Iwo Jima, yang sedang menuju ke New York. Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah wawancara telepon dengan Fox News pada Sabtu (3/1/2026) pagi.

"Ya, Iwo Jima, mereka berada di sebuah kapal," kata Trump seperti dikutip dari laporan CNN. "Mereka akan menuju ke New York. Helikopter mengevakuasi mereka dan mereka pergi dengan helikopter dalam penerbangan yang menyenangkan — saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu."

Read Entire Article