Liputan6.com, London - Wisatawan yang berkunjung dan ingin berlibur di Inggris seharusnya memahami bagaimana budaya di negara tersebut, di mana perbedaan etika dan cara berbicara dapat memengaruhi bagaimana lawan bicara bersikap atau menilai. Karena hal ini turut dialami oleh seorang pria asal Amerika Serikat yang dianggap sebagai pria kasar setelah makan di salah satu restoran di Inggris.
Pria ini diketahui tinggal di negara tersebut dan baru pertama kali ke restoran yang masih menggunakan kebiasaannya di Amerika Serikat saat memesan makanan. Russ membagikan cerita yang dianggap menjadi pelajaran pahit ini pun di akun Instagram pribadinya, dilansir dari Mirror, Selasa (30/12/2025).
Saat itu, ia ditemani pacarnya yang merupakan warga Inggris. Awalnya makan malam mereka berjalan dengan baik. Namun, ia merasa ada yang aneh ketika pelayan tampak menatapnya dengan ekspresi sinis. Sehingga ia pun baru menyadari setelah pacarnya menjelaskan kesalahan dari perilakunya ada yang tidak sopan.
Kesalahan Pertama Tanpa Disadari
Kesalahan pertama yang dilakukan Russ adalah ia meminta sesuatu dengan tidak mengucapkan "tolong" ketika pelayan bertanya apakah mereka ingin memesan minuman. Sementara jawaban singkat Russ membuat sikapnya dinilai tidak memiliki sopan santun, seperti "Kami akan minum air putih," dengan wajahnya yang menunduk melihat buku menu.
Sementara pelayan hanya mengangguk dan pergi, pacarnya yang melihat perilaku Russ ini memberikan ekspresi aneh akibat respon yang diberikan Russ. Lalu pelayan tersebut kembali lagi dan menanyakan pesanan makanan.
Seperti jawaban sebelumnya, Russ langsung berkata tanpa ungkapan sopan sebelum meminta sesuatu, "Saya akan memesan pizza Napoli." Hingga pelayan yang melayaninya untuk kedua kali ini langsung menatap sinis setelah pergi mengambil pesanan mereka.
Kasus dugaan pengancaman yang melibatkan Erika Carlina dan DJ Panda resmi berakhir damai. Setelah sempat mengalami deadlock dalam proses mediasi, kedua pihak sepakat mengakhiri konflik demi masa depan anak, ditandai dengan pencabutan laporan dan pena...
Perbedaan Etika di AS dan Inggris
Suasana mereka berdua tetap tidak merasa ada suatu hal yang mengganjal bagi Russ, ia tetap menyantap makanannya dengan tenang. Tetapi, pertanyaan ketiga setelah mereka selesai makan menjadi puncaknya yang berhasil menyadarkan Russ.
Saat pelayan datang untuk mengambil piring mereka, pertanyaan kembali terlontar yang bertanya apakah makanannya enak dan Russ menjawab singkat, "Ya." Sebelum pelayan menghilang dari pandangan. Ia kembali berbicara, "Kami yang bayar tagihannya." Sontak hal ini membuat pacarnya terkejut menatapnya.
Kemudian pacarnya menjelaskan bahwa apa yang direspon Russ kepada pelayan selama makan malam mereka dianggap sangat tidak sopan karena sama sekali tidak mengucapkan "please" (tolong) atau "thank you" (terima kasih) sepanjang interaksi keduanya.
Pada saat bersamaan, ia juga menyadari bahwa budaya yang berinteraksi dengan pelayan di AS benar-benar berbeda jika di Inggris, dan kejadian di restoran bersama pacarnya ini menjadi pelajaran baginya, di mana ia akan selalu menggunakan dua ucapan itu di situasi lain.
Video miliknya kini menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak dari pengguna menghargai kejujurannya, tetapi ada juga yang bingung bahwa budaya di AS ternyata tidak umum dengan sikap sopan kepada pelayan dalam memesan sesuatu dan berterima kasih ketika mereka membawanya.
Seperti komentar salah satu pengguna yang tidak terbiasa melihat seseorang tidak bersikap sopan.
"Mendengar cerita itu saja membuatku merasa tidak nyaman karena kurangnya ucapan tolong dan terima kasih," tulisnya.
"Aku akan sangat khawatir jika pasanganku begitu kasar kepada pelayan. Aku senang kamu ditegur. Bagiku, saat berkencan seperti itu dapat menjadi tanda bahaya besar jika seorang pria tidak bisa bersikap sopan kepada pelayan," tambah seorang komentator lainnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530439/original/068576200_1773440906-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516525/original/044369700_1772322540-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530339/original/025873100_1773408788-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466635/original/060914700_1767850248-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_11.38.38__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529924/original/037780400_1773386744-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528532/original/013772800_1773287232-Untitled.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421473/original/046767000_1763906676-Sarmila_wati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290464/original/056522900_1753113336-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_20.06.02_c2d8139b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441248/original/084139500_1765462277-1000257193.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427236/original/042414200_1764338646-FOD.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419257/original/042198300_1763651316-photo_2025-11-20_21-21-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430647/original/095128500_1764668680-WhatsApp_Image_2025-12-02_at_16.43.15_c2c5627c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4878682/original/015534800_1719648934-260529_opini_Laksamana_Sukardi___.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400168/original/005067900_1762067797-000_1DL27K.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760696/original/079555300_1709519479-20240304-Peringatan_10_Tahun_MH370-AFP_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1448550/original/003955100_1482914623-20161228-Chappy-Hakim-IA1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376526/original/002811900_1760007161-sppg1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415229/original/060484900_1763364384-perda_disab_jatim.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5414859/original/098956300_1763353030-Seniman_Autisme_di_Konser_Andien.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418126/original/061933400_1763605368-Ika_Rizki.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397321/original/033792500_1761806055-2.jpg)