:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
1/8
Mobil-mobil terjebak kemacetan di jalan raya saat gelombang warga mengungsi akibat serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. Serangan dan ancaman Israel memicu krisis pengungsian massal di Lebanon selatan. Puluhan ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522336/original/048819200_1772757516-2.jpg)
1/8
Warga berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka menggunakan kendaraan yang dipenuhi barang berharga, kemacetan panjang di sejumlah jalur utama tak terhindarkan. Tampak dalam foto, sebuah keluarga mengacungkan tanda kemenangan saat mereka melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522346/original/060476500_1772757831-3.jpg)
1/8
Diketahui, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk di Lebanon selatan dan pinggiran Beirut sebelum melancarkan serangan yang menargetkan pusat komando dan infrastruktur Hizbullah. Tampak dalam foto, sebuah keluarga melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, dengan mengendarai kendaraan bermotor roda tiga yang dikenal sebagai "tok-tok," di Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522338/original/072335100_1772757519-4.jpg)
1/8
Menurut Kementerian Sosial Lebanon, setidaknya 83.000 orang telah mengungsi sejak Israel melancarkan serangan udara pada pekan ini. Tampak dalam foto, mobil-mobil terjebak kemacetan di jalan raya saat warga mengungsi akibat serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522348/original/040788200_1772757963-5.jpg)
1/8
Menurut Kementerian Sosial Lebanon, setidaknya 83.000 orang telah mengungsi sejak Israel melancarkan serangan udara pada pekan ini. Tampak dalam foto, para pengungsi yang melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, terjebak kemacetan di Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522340/original/050400900_1772757522-6.jpg)
1/8
Serangan udara Israel terbaru juga menyebabkan puluhan korban jiwa dan kerusakan signifikan, termasuk kehancuran fasilitas seperti hotel di wilayah terdampak. Tampak dalam foto, para pengungsi yang melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, terjebak kemacetan di Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522341/original/022425400_1772757524-7.jpg)
1/8
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan setidaknya 72 orang tewas, termasuk tujuh anak-anak, dan 437 lainnya luka-luka akibat gelombang serangan Israel yang menargetkan wilayah selatan Lebanon serta kawasan ibu kota, Beirut. Tampak dalam foto, mobil-mobil terjebak kemacetan di jalan raya saat warga mengungsi akibat serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522342/original/032463500_1772757525-8.jpg)
1/8
Selain serangan udara, militer Israel juga dilaporkan telah melakukan invasi darat ke Lebanon selatan pada awal pekan ini. Tampak dalam foto, mobil-mobil terjebak kemacetan di jalan raya saat warga mengungsi akibat serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis 5 Maret 2026. (AP Photo/Bilal Hussein)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523055/original/062447100_1772787127-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522293/original/076143300_1772751920-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521350/original/092238400_1772687154-Screenshot_2026-03-05_120437.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521760/original/008945000_1772699695-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521697/original/070188500_1772698017-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)