Liputan6.com, Moskow - Kedaulatan ekonomi dan teknologi muncul sebagai tema sentral dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2026, seiring meningkatnya peran negara-negara BRICS dan Global South dalam membentuk arsitektur ekonomi dunia yang semakin multipolar.
Pesan tersebut tercermin dalam rangkuman hasil forum yang dirilis setelah penyelenggaraan SPIEF 2026 oleh Roscongress Foundation. Forum yang dihadiri lebih dari 24.500 peserta dari 142 negara itu juga mencatat penandatanganan 1.127 perjanjian kerja sama dengan nilai mencapai RUB 6,76 triliun. SPIEF tahun ini mengangkat tema "Pragmatic Dialogue: The Path to a Stable Future" atau dialog pragmatis menuju masa depan yang stabil.
Tema tersebut mewarnai berbagai diskusi yang menyoroti perubahan struktur ekonomi global, transformasi teknologi, serta berkembangnya kerja sama ekonomi antarnegara berkembang di tengah dinamika geopolitik dunia.
Kedaulatan Jadi Benang Merah SPIEF 2026
Dalam sesi pleno, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa dunia memasuki fase baru yang ditandai oleh persaingan untuk memperkuat kedaulatan nasional.
Menurut Putin, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan politik, tetapi juga kemampuan suatu negara mengambil keputusan secara mandiri, mengembangkan teknologi sendiri, membangun sistem ekonomi yang tangguh, serta memperluas kemitraan internasional tanpa ketergantungan berlebihan pada pihak lain.
Pesan serupa muncul dalam berbagai sesi diskusi. Para peserta menilai bahwa kekuatan suatu negara semakin ditentukan oleh kemampuannya menjaga kemandirian ekonomi sekaligus mempertahankan efisiensi dan daya saing.
Dalam konteks tersebut, teknologi, sumber daya manusia, energi, hingga sistem keuangan dipandang sebagai bagian dari agenda kedaulatan nasional.
BRICS dan Global South Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Perubahan struktur ekonomi global menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam SPIEF 2026.
Para peserta mencatat bahwa pusat pertumbuhan ekonomi dunia semakin bergeser ke negara-negara BRICS dan Global South. Dalam lima tahun terakhir, hampir separuh pertumbuhan ekonomi global berasal dari negara-negara BRICS.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum, pangsa BRICS dalam produk domestik bruto (PDB) global berdasarkan paritas daya beli kini mencapai sekitar 40 persen, sementara kelompok G7 berada di bawah 29 persen.
Sejumlah pembicara menilai bahwa negara-negara berkembang kini tidak lagi hanya menjadi pasar atau pemasok bahan baku, tetapi mulai menentukan arah perdagangan, investasi, dan kerja sama teknologi global.
Forum juga mencatat meningkatnya kerja sama antara Rusia dengan negara-negara Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin yang semakin berorientasi pada pembangunan industri, transfer teknologi, dan investasi jangka panjang.
Infrastruktur Keuangan Alternatif Mulai Terbentuk
Selain perubahan pusat pertumbuhan ekonomi, SPIEF 2026 juga menyoroti munculnya infrastruktur perdagangan dan keuangan alternatif.
Para peserta menyebut berbagai negara mulai memperluas penggunaan mata uang nasional dalam transaksi lintas batas. Rusia dan Belarus kini melakukan lebih dari 99 persen transaksi bilateral menggunakan mata uang nasional masing-masing.
Dalam hubungan ekonomi Rusia dan India, transaksi menggunakan mata uang nasional juga terus meningkat. Sejumlah forum bisnis turut membahas pengembangan mekanisme pembayaran independen, perluasan jaringan perdagangan bebas, serta berbagai inisiatif baru di lingkungan BRICS dan Eurasian Economic Union (EAEU).
Menurut para peserta, langkah tersebut mencerminkan upaya negara-negara berkembang untuk memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus mengurangi hambatan dalam perdagangan internasional.
Teknologi Menjadi Fondasi Kedaulatan Baru
Perkembangan teknologi menjadi salah satu pilar utama yang dibahas dalam SPIEF 2026.
Dalam berbagai sesi, para pembicara menekankan bahwa kecerdasan buatan (AI), sistem otonom, platform digital, dan keamanan siber akan menentukan posisi suatu negara dalam ekonomi global pada dekade mendatang.
Forum mencatat bahwa Rusia termasuk di antara sejumlah negara yang telah mengembangkan model AI secara mandiri. Namun, para peserta juga menilai bahwa kepemimpinan teknologi hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, universitas, dan lembaga penelitian.
Di sisi lain, perkembangan AI membawa tantangan baru berupa kebutuhan energi yang semakin besar. Konsumsi listrik pusat data diperkirakan meningkat sekitar 15 persen per tahun, sementara kebutuhan kapasitas energi untuk infrastruktur AI di Rusia diproyeksikan meningkat dari 1,8 gigawatt menjadi 4,3 gigawatt pada 2030.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan teknologi masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengembangkan perangkat lunak, tetapi juga kesiapan infrastruktur energi, jaringan digital, dan sumber daya manusia.
Menyiapkan Pertumbuhan Jangka Panjang
SPIEF 2026 juga menjadi wadah untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga pertumbuhan ekonomi jangka panjang Rusia.
Dalam jalur diskusi mengenai transformasi ekonomi Rusia, para peserta menyimpulkan bahwa model pertumbuhan berikutnya perlu bertumpu pada peningkatan produktivitas, digitalisasi, investasi jangka panjang, dan kepastian regulasi.
Tantangan demografi turut menjadi perhatian. Kekurangan tenaga kerja dan kebutuhan tenaga ahli di sektor strategis dinilai sebagai faktor yang perlu segera diatasi untuk mendukung transformasi ekonomi dan teknologi.
Karena itu, investasi pada pendidikan, pengembangan talenta teknik, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dipandang sebagai bagian penting dari strategi pembangunan jangka panjang.
Menuju Tatanan Ekonomi yang Lebih Multipolar
Kesimpulan yang muncul dari berbagai pembahasan SPIEF 2026 adalah bahwa dunia sedang memasuki fase transisi menuju tatanan ekonomi yang lebih multipolar.
Perubahan geopolitik, kemajuan teknologi, munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru, serta berkembangnya kerja sama antarnegara berkembang membentuk lanskap ekonomi yang berbeda dibanding satu dekade lalu.
Dalam konteks tersebut, kedaulatan ekonomi dan teknologi menjadi benang merah yang menghubungkan hampir seluruh diskusi SPIEF 2026. Kemampuan suatu negara membangun teknologi sendiri, memperkuat daya saing domestik, memperluas kemitraan internasional, dan menciptakan sistem ekonomi yang tangguh dinilai akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi perubahan ekonomi global di masa mendatang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8233996/original/072344400_1781094361-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1585242/original/068966200_1493957090-Ilustrasi_Kecerdasan_Buatan_Kredit_Geralt_via_Pixabay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220930/original/095004600_1781080823-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4448769/original/072556900_1685527116-sweden-gaa68192d2_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8135456/original/010294400_1780987473-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8080480/original/007038900_1780926406-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8075548/original/063415300_1780920930-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8065406/original/020441000_1780909982-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8053686/original/031449700_1780897313-WhatsApp_Image_2026-06-08_at_13.39.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8059721/original/002975200_1780903693-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7985142/original/083726800_1780822752-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7900967/original/066803000_1780730820-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7758437/original/019242100_1780567684-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754424/original/012663700_1780563217-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7685199/original/051246400_1780481392-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7681152/original/077667000_1780476709-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357435/original/086542000_1758529076-57854264-eaae-488c-a718-2205836c3382.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363057/original/012614000_1758880226-WhatsApp_Image_2025-09-26_at_16.48.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5081967/original/073104400_1736231382-02c26726-d739-4068-b821-a2cf9adc52ed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502468/original/017638700_1770981762-difa.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5285910/original/095796100_1752731667-16631cc1-b2ee-4f96-8d2f-d092078a7837.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284413/original/015257600_1752633547-72dabf29-5dee-4de2-bc9f-770e1ee1ad21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524414/original/084643300_1772944927-d57bec51-034f-4168-9898-fa5ce79c0681.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4169180/original/086333600_1663940351-Operasi_Bibir_Sumbing.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3527801/original/036262700_1627871993-tulii.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185637/original/024575800_1744455939-250410_OPINI_PRI_AGUNG_RAKHMANTO_200x-100.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520688/original/027980600_1772628031-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_19.38.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465690/original/016658800_1767773884-WhatsApp_Image_2026-01-07_at_14.34.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5504493/original/054488000_1771238831-Persita_Tangerang_Vs_PSBS_Biak-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529535/original/094909600_1773369238-slb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290464/original/056522900_1753113336-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_20.06.02_c2d8139b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4246194/original/008864600_1669877746-667ba755-ce6d-41d7-8a2c-a6862fc10828.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4677825/original/076979800_1701941809-2150761394.jpg)