Liputan6.com, Ramallah - Wilayah Tepi Barat yang diduduki membara dalam 24 jam terakhir setelah bentrokan maut di Desa Tell memicu gelombang serangan balasan terkoordinasi oleh pemukim Israel dan operasi militer berskala besar oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sejak Jumat (24/7/2026) hingga Sabtu (25/7).
Saksi mata di lapangan mengabarkan bahwa ketegangan bermula pada Jumat siang ketika sekelompok pemukim Israel bersenjata memasuki Desa Tell, di sebelah barat Nablus. Rentetan kronologi tersebut menyulut bentrokan hebat dengan warga lokal yang menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel.
Menanggapi situasi ini, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, lewat keterangan tertulisnya menyatakan bahwa pemerintah langsung merencanakan tindakan hukuman berupa pembongkaran rumah keluarga terduga pelaku dan pencabutan izin kerja warga dari desa terlibat. Sementara itu, saluran media lokal mewartakan bahwa menteri sayap kanan Itamar Ben-Gvir mendesak eskalasi radikal dengan menyerukan serangan udara ke desa-desa Palestina.
Kronologi Rentetan Serangan Balasan dan Serbuan Militer
Memasuki Jumat sore, militer Israel memperketat cengkeraman di Desa Tell dengan membatasi jumlah pelayat pemakaman maksimal 30 orang. Koresponden The New Arab yang merujuk pada keterangan Mantan Kepala Dewan Desa Tell, Numan Saleh, memaparkan bahwa tentara Israel menyerbu desa tersebut menjelang berakhirnya prosesi pemakaman. Saleh menambahkan bahwa tentara menggeledah rumah-rumah dan menahan 40 warga setelah menginterogasi lebih dari 100 orang.
Kematian dua warga Israel di Tell memicu aksi balas vengan yang terkoordinasi oleh kelompok pemukim di wilayah utara Tepi Barat sepanjang Jumat malam hingga Sabtu pagi. Berdasarkan penuturan Wali Kota Sarra, Naaman Abdullah, puluhan pemukim menyerbu kawasannya, membakar beberapa rumah warga, dan melukai sedikitnya tiga orang.
Sejalan dengan insiden tersebut, perwakilan pejabat lokal di Far'ata mengonfirmasi bahwa lima warga terluka setelah kelompok pemukim menembakkan peluru tajam ke arah penduduk yang menghadang mereka. Sementara itu, Wali Kota Khirbet Imreiha, Samer Abu Bakr, menyebutkan bahwa warga di desanya diserang secara fisik dan disemprot dengan semprotan merica oleh para pemukim.
Mengimbangi aksi pemukim, militer Israel memobilisasi lima kompi pasukan tambahan yang dialihkan dari front Gaza dan Lebanon selatan. Merujuk pada rilis resmi Komando Pusat militer Israel, perkuatan ini dilakukan guna menggelar "operasi kontra-terorisme berskala besar" yang dikoordinasikan langsung dengan para pemimpin permukiman Israel. Akibatnya, blokade total dan jam malam diberlakukan di wilayah Nablus.
Pada Sabtu dini hari, pasukan Israel memperluas operasinya dengan menyerbu fasilitas medis. Kantor berita Palestina, Wafa, melansir bahwa tentara Israel masuk ke Rumah Sakit Spesialis Nablus dan menahan dua orang bersaudara yang salah satunya tengah dirawat karena terluka.
Dokumentasi dan kesaksian pejabat kesehatan di rumah sakit tersebut mengungkapkan bahwa pasukan Israel juga menyerang tenaga medis, memaksa staf serta pasien tiarap, dan meledakkan pintu kantor administrasi untuk menyita rekaman kamera pengawas (CCTV). Juru bicara militer mengumumkan bahwa operasi penangkapan massal ini juga meluas hingga ke Ramallah, Hebron, Qalqilya, dan Yerusalem Timur dengan total puluhan warga Palestina ditahan.
Menanggapi runtutan peristiwa yang masif dan cepat ini, Pelapor Khusus PBB, Francesca Albanese, menegaskan bahwa situasi ini bukanlah aksi balasan spontan melainkan mekanisme kolonisasi yang terencana. Dalam wawancara eksklusif bersama The New Arab, Albanese menilai bahwa tokoh sayap kanan seperti Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir merupakan penggerak utama agenda aneksasi Tepi Barat, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertindak sebagai penjamin politiknya.
Di sisi lain, nota diplomatik Kementerian Luar Negeri Palestina menggarisbawahi bahwa seluruh rangkaian serangan tersebut dikecam sebagai sebuah pembantaian serta bagian dari kebijakan sistematis Israel untuk menjalankan aneksasi dan pembersihan etnis di Tepi Barat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307270/original/074733200_1784975621-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1793313/original/070578300_1512618433-20171207-Yerusalem_-Kota-Suci-Tiga-Agama-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305184/original/067762500_1784787558-je1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303843/original/068851500_1784695796-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303645/original/052802000_1784683888-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303537/original/011735700_1784640579-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302129/original/079077000_1784534747-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8272310/original/093192100_1782124097-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4842620/original/006553500_1716651142-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300302/original/035842600_1784345529-long1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300186/original/064296000_1784307131-WhatsApp_Image_2026-07-17_at_23.37.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300160/original/080689500_1784299851-WhatsApp_Image_2026-07-17_at_21.45.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4473512/original/082928300_1687240783-Reruntuhan_Romawi_Tempat_Kaisar_Ditikam_Dibuka_untuk_Wisatawan-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5134489/original/004648900_1739615768-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2403075/original/094417900_1541654297-ryanair.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/964457/original/009108200_1440388451-tugu-khatulistiwa-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298432/original/055199800_1784170649-ka2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4373616/original/042892900_1679963213-Israel-Netanyahu-AFP-800x500-780x470.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8030823/original/016638800_1780872304-ChatGPT_Image_Jun_8__2026__05_35_24_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545343/original/031225100_1775184971-kembar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5573771/original/033476200_1777951840-cruise_tasik_putrajaya__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551959/original/093586800_1775791958-disabilits_cirebon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363057/original/012614000_1758880226-WhatsApp_Image_2025-09-26_at_16.48.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3412535/original/054771300_1616808099-IMG20210321090928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535836/original/056287100_1774776617-7e3e8a4a-1ceb-45ec-be47-3f60a013262f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542197/original/090304100_1774936095-260330_OPINI_Widyaretna_Buenastuti__200x-100.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547516/original/020253100_1775461054-260406_OPINI_Djoko_Setijowarno_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540107/original/085496200_1774680201-dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMjcvNzRhNWRmMmMtMTNlZS00NDZjLThmNWMtNjJiMmNmOWE1Nzg0LnBuZw__.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5484174/original/027555400_1769415446-ruang_aman.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556806/original/087308300_1776307172-haji__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517524/original/006034600_1772431208-cute-baby-going-their-first-steps.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5495514/original/009145800_1770373849-disabilitas_phtc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566128/original/061953900_1777115034-autisme__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564408/original/085834400_1776938975-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_16.08.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5558156/original/021922800_1776407904-siti_nadia__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559535/original/070152800_1776580144-atlet_disabilitas__2_.jpg)