Amerika-Israel Serang Iran Picu Ketegangan, Cek Hotline KBRI di Timur Tengah

20 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Situasi memanas akibat serangan Amerika dan Israel terhadap Iran, membuat KBRI Abu Dhabi mengimbau warga negara Indonesia yang ada di Uni Emirat Arrab untuk waspada dalam menjalani aktiivitas sehari-hari.

KBRI Abu Dhabi meminta WNI tetap menjalankan kegiatan sehari-hari dengan kehati-hatian penuh dan menghindari area yang berpotensi terdampak perkembangan situasi.

Perwakilan RI itu juga meminta masyarakat Indonesia di UEA agar tetap tenang, memantau informasi melalui sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan sesama WNI dan keluarga.

WNI yang terdampak langsung atau tidak langsung, atau mengetahui sesama WNI yang memerlukan bantuan diminta segera menghubungi KBRI Abu Dhabi di +971-566156259.

Bagi WNI yang berada di wilayah Emirat bagian utara, KJRI Dubai menyediakan hotline di +971-563322611 dan +971-564170333 untuk layanan darurat dan konsuler.

KBRI Abu Dhabi menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan kawasan dan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat Indonesia di UEA sesuai kebutuhan.

KBRI Teheran

Sementara itu, imbauan kewaspadaan juga dikeluarkan KBRI di Teheran. Otoritas meminta warga negara Indonesia di Iran meningkatkan kewaspadaan menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

KBRI Teheran meminta WNI tetap tenang dan segera mengambil langkah pengamanan diri bersama keluarga di kediaman masing-masing.

WNI juga diminta aktif menyampaikan pembaruan situasi keamanan di wilayah masing-masing kepada KBRI melalui grup koordinasi yang tersedia serta mematuhi peraturan dan arahan otoritas setempat.

Dalam keadaan darurat, KBRI di Teheran menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi melalui nomor +989024668889 untuk memperoleh bantuan konsuler.

KBRI menyatakan akan terus berkomunikasi secara intensif dengan seluruh simpul WNI guna memantau perkembangan situasi dan menentukan langkah strategis sesuai dinamika di lapangan.

KBRI Muscat

Selain di Abu Dhabi dan Teheran, WNI di Oman juga diimbau untuk waspada. Dalam siaran resminya, KBRI di Muscat, meminta seluruh warga negara Indonesia di Oman tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya ledakan, penutupan wilayah udara, dan pembatalan penerbangan setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran.  

Dalam unggahan di Instagramnya, KBRI Muscat meminta WNI mengikuti arahan resmi Pemerintah Oman dan perwakilan RI terkait perkembangan situasi keamanan kawasan Timur Tengah yang dapat berubah cepat.  

WNI diminta mencermati informasi melalui media massa dan sumber resmi serta mematuhi seluruh imbauan keamanan yang dikeluarkan otoritas setempat guna meminimalkan risiko.

KBRI Muscat juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menunda atau menghindari perjalanan ke wilayah yang terdampak eskalasi dan berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan.

Perwakilan RI menyarankan WNI memastikan paspor, kartu identitas, dan kartu ATM dalam kondisi aman serta menyiapkan tas darurat berisi barang penting jika terjadi keadaan mendesak.

WNI di Oman diminta melakukan lapor diri melalui laman Peduli WNI Kementerian Luar Negeri untuk memudahkan komunikasi dan pendataan apabila situasi memburuk.

Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Muscat melalui WhatsApp di nomor +968-9600-0210 untuk memperoleh bantuan konsuler segera.

KBRI Riyadh

WNI di Arab Saudi juga diimbau untuk melakukan lapor diri ke KBRI Riyadh melalui laman https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html.

Mereka juga diimbau untuk bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing dan diminta menyiapkan dan menyimpan dokumen penting, seperti paspor, iqama (izin tinggal), dan identitas lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital agar mudah diakses jika sewaktu-waktu diperlukan.

"WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan," demikian menurut pernyataan KBRI Riyadh.

Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor Whatsapp +966 569173990.

KBRI Riyadh menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Read Entire Article