Liputan6.com, Jakarta - The Art of Sarah merupakan serial thriller misteri Korea Selatan yang tayang di Netflix pada 2026. Serial ini menghadirkan konflik berlapis yang tidak hanya berpusat pada kasus pembunuhan, tetapi juga pada pencarian identitas dan ambisi yang dibangun di atas kebohongan.
Cerita The Art of Sarah bermula dari penyelidikan kematian Sarah Kim, pendiri merek mewah yang kehidupannya ternyata penuh rahasia. Namun seiring alur berkembang, pertanyaan besar dalam The Art of Sarah bukan lagi sekadar “siapa pembunuhnya?”, melainkan “siapa sebenarnya Sarah Kim?”.
Konflik Eksternal: Penyelidikan Pembunuhan Misterius
Dalam The Art of Sarah, tubuh Sarah Kim ditemukan di selokan kawasan elite Cheongdam-dong, Seoul. Detektif Park Mu-Gyeong ditugaskan menyelidiki kasus ini dan segera menemukan banyak kejanggalan.
Sarah yang dikenal sebagai eksekutif merek mewah ternyata tidak memiliki rekam jejak pribadi yang jelas. Setiap lapisan penyelidikan justru membuka identitas baru yang berbeda dari yang selama ini ia tampilkan di publik.
Penyelidikan ini menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan kebohongan yang selama ini menopang kehidupannya.
Konflik Identitas: Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
Seiring cerita berkembang, The Art of Sarah menggeser fokus dari pembunuhan menuju krisis identitas. Sarah digambarkan sebagai sosok ambisius yang membangun citra diri baru demi status sosial dan pengakuan.
Identitas palsu yang ia ciptakan perlahan menjadi jebakan. Ilusi yang semula membantunya naik kelas sosial justru berubah menjadi ancaman yang menggerogoti kehidupannya sendiri. Konflik ini memperlihatkan pertarungan antara citra yang dikonstruksi dan kebenaran yang tak bisa terus disembunyikan.
Konflik Sosial: Kritik terhadap Obsesi Status
Tidak hanya soal misteri, The Art of Sarah juga menghadirkan kritik sosial tajam. Serial ini menyoroti masyarakat yang terobsesi pada status, kemewahan, dan penampilan.
Merek mewah fiktif yang dibangun Sarah menjadi simbol bagaimana ilusi bisa diterima sebagai kebenaran selama dikemas secara menarik. Narasi tentang “kebenaran” dan “kepalsuan” menjadi benang merah yang memperkuat pesan moral dalam serial ini.
Konflik Pribadi: Ambisi dan Konsekuensi
Ambisi Sarah dalam The Art of Sarah menjadi pendorong utama tragedi. Ia rela melakukan berbagai cara demi mempertahankan citra dan kehidupan yang telah ia bangun. Tekanan dari masa lalunya serta ancaman terbongkarnya kebohongan membuatnya harus mengambil keputusan ekstrem.
Akhir cerita menyisakan ambiguitas moral, ketika Sarah memilih menanggung konsekuensi di balik identitas palsu demi melindungi merek dan reputasinya. Hal ini semakin menegaskan kompleksitas karakter dalam The Art of Sarah.

14 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467349/original/079815100_1767873932-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5502994/original/009757200_1771064615-Wakil_Menteri_Kesehatan__Wamenkes__dr._Benjamin_Paulus_Octavianus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502645/original/043661400_1770997885-kangkung.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502900/original/048366900_1771053791-Shin_Hye_Sun_Pemeran_Utama_Drama_Korea__The_Art_of_Sarah_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309480/original/092895900_1754628217-funny-young-woman-with-orange-halves-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3516176/original/090359500_1626838931-slice-taro-table.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5085936/original/021429200_1736395422-caption-lucu-pagi-hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496924/original/009579200_1770609592-Cokelat_isi_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499194/original/003120700_1770778924-Valentine_keluarga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5099396/original/009719200_1737184156-f6d9803e-0e20-4d3e-9c5c-71f4811dc48b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476699/original/040779000_1768795501-male-student-practicing-medicine.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5502014/original/030934800_1770965106-dicky.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502177/original/022961900_1770971651-Picture4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502243/original/091695300_1770974160-Picture9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313225/original/029743000_1754988497-pexels-shvets-production-6975474.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5501396/original/067888200_1770900221-Imam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5021622/original/030679700_1732596250-Premium_Photo___Butterfly_pea_flower_on_white_background___clitoria_ternatea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156427/original/094522600_1741473099-portrait-active-woman-stretching.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5501150/original/053060600_1770888374-David.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)