Liputan6.com, Jakarta - Tumis kangkung kerap mejeng di jajaran etalase warung nasi (warnas). Namun, sayuran hijau yang kerap jadi menu andalan para emak ini jarang sekali disajikan pada pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit.
Mengenai hal ini, Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Hana Fitria Navratilova, SGz, MSc, PhD, menjelaskan bahwa pemilihan menu di fasilitas pelayanan kesehatan dilakukan secara selektif. Hal itu guna memastikan keamanan pangan serta kesesuaian gizi bagi berbagai kondisi klinis pasien.
Hana menjelaskan, alasan kangkung jarang disajikan bukan semata-mata karena kekhawatiran terhadap kontaminan. Ada alasan praktis lain kenapa kangkung jarang digunakan di dalam menu makanan rumah sakit.
“Secara umum, sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin,” ujarnya mengutip laman IPB, Sabtu (14/2/2026).
Selain purin, kandungan oksalat dan nitrat pada sayuran berdaun juga menjadi pertimbangan pembatasan konsumsi bagi pasien rawat inap.
Menurut Hana, sayuran berdaun harus segera diolah setelah diterima karena tidak dapat disimpan lama. Oleh karena itu, rumah sakit cenderung memilih jenis sayur yang aman dikonsumsi oleh mayoritas pasien serta lebih mudah dalam pengelolaan.
“Jadi bukan alasan kontaminan,” tegasnya.
Kangkung Bisa Serap Kontaminan
Seperti diketahui, kangkung bisa menyerap kontaminan seperti logam berat. Apabila kontaminan dikonsumsi melebihi batas aman dan dalam jangka waktu lama, tubuh tidak lagi mampu menetralkan dan membuang dari sistem tubuh. Pada akhirnya menimbulkan gangguan ginjal, hati, bahkan kanker.
Hana menyebut, kontaminasi logam berat tidak terbatas hanya pada kangkung, tapi bisa dari pangan lain seperti beras dan seafood.
Meski kangkung bisa berasal dari sumber terkontrol seperti hidroponik dan telah lolos uji keamanan, standar diet rumah sakit tetap mengutamakan jenis sayur yang aman bagi sebagian besar pasien.
Di sisi lain, sayuran berdaun mengalami penyusutan volume signifikan setelah dimasak sehingga kurang ideal saat penyajian.
“Karena itu, sayuran berdaun, tidak terbatas kangkung, jarang digunakan di rumah sakit,” jelasnya.
Kandungan Nutrisi Kangkung
Meski begitu, kangkung memiliki banyak nutrisi. Nutrisi dalam kangkung hampir sama dengan susu, pisang, dan jeruk.
Kangkung dapat menurunkan tekanan darah, memberikan kekebalan terhadap kanker, meningkatkan penglihatan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengobati penyakit kulit.
“Kangkung merupakan sumber yang kaya akan berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan,” mengutip National Nutrition Council Department of Health Republic of the Philippines.
Kangkung juga mengandung kalium dan zat besi. Karena tumbuh dan berkembang di lingkungan semi-akuatik, kangkung juga menyediakan banyak elektrolit. Manfaat kesehatan lain yang penting dari kangkung adalah untuk mencegah sembelit karena kaya serat dan membantu pergerakan usus.
Keuntungan tambahannya adalah sangat mudah ditanam di kebun atau pekarangan rumah, membantu rumah tangga untuk memiliki ketahanan pangan.

13 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467349/original/079815100_1767873932-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5502994/original/009757200_1771064615-Wakil_Menteri_Kesehatan__Wamenkes__dr._Benjamin_Paulus_Octavianus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502902/original/057961200_1771054415-Ini_2_Pemeran_Utama_Drama_Korea__The_Art_of_Sarah_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502900/original/048366900_1771053791-Shin_Hye_Sun_Pemeran_Utama_Drama_Korea__The_Art_of_Sarah_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309480/original/092895900_1754628217-funny-young-woman-with-orange-halves-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3516176/original/090359500_1626838931-slice-taro-table.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5085936/original/021429200_1736395422-caption-lucu-pagi-hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496924/original/009579200_1770609592-Cokelat_isi_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499194/original/003120700_1770778924-Valentine_keluarga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5099396/original/009719200_1737184156-f6d9803e-0e20-4d3e-9c5c-71f4811dc48b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476699/original/040779000_1768795501-male-student-practicing-medicine.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5502014/original/030934800_1770965106-dicky.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502177/original/022961900_1770971651-Picture4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502243/original/091695300_1770974160-Picture9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313225/original/029743000_1754988497-pexels-shvets-production-6975474.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5501396/original/067888200_1770900221-Imam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5021622/original/030679700_1732596250-Premium_Photo___Butterfly_pea_flower_on_white_background___clitoria_ternatea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156427/original/094522600_1741473099-portrait-active-woman-stretching.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5501150/original/053060600_1770888374-David.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)