Waspada dan Kenali Aritmia, Gangguan Irama Jantung Bisa Jadi Pemicu Stroke

2 hours ago 1

Terkait ini, Siloam Hospitals TB Simatupang bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) meluncurkan kampanye "Let's Check the Beat".

dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) mengakui, data menunjukkan bahwa jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara sistem pelayanan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga subspesialis aritmia yang belum merata, akses terhadap terapi definitif seperti ablasi jantung dan perangkat implan yang masih terbatas, serta dukungan pembiayaan yang belum sepenuhnya optimal.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Perhimpunan Aritmia Indonesia (PERITMI/InaHRS) menyusun Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional yang selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, dengan fokus pada penguatan deteksi dini, perluasan akses layanan, pembentukan registri nasional berbasis data, penguatan pembiayaan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

"Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan layanan aritmia yang lebih merata, mudah diakses, dan berbasis bukti di seluruh Indonesia, sehingga berkontribusi pada penurunan angka stroke dan kematian jantung mendadak sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sejalan dengan semangat Pulse Day 2026, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospitals atas inisiatif kampanye kesadaran aritmia," tuturnya.

dr Grace Frelita, MM, Chief of Medical Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan pihaknya memiliki 14 pusat pelayanan jantung terpadu, lebih dari 250 dokter spesialis dan subspesialis jantung, dan telah melakukan lebih dari 2.100 operasi jantung dan lebih dari 15.800 prosedur Cath Lab setiap tahunnya.

“Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan layanan komprehensif kelas dunia, teknologi canggih dan terkini, serta tim multidisipliner untuk layanan jantung. Komitmen ini terus kami jaga sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia lebih sehat. Kami bangga, salah satu pusat pelayanan jantung ada di Siloam Hospitals TB Simatupang yang fokus pada artimia, jelas dia.

Siti Nadia memberikan apresiasi kampanye ini. "Ini inisiatif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, karena menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali irama jantungnya dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka prevalensi kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke, termasuk mencegah terjadinya stroke pada usia yang semakin muda," jelas dia. 

Read Entire Article