Liputan6.com, Jakarta - Memulai hari dengan asupan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama sistem pencernaan. Namun, tanpa disadari, beberapa jenis minuman yang sering dikonsumsi di pagi hari justru dapat menimbulkan dampak negatif, terutama saat perut masih kosong. Kebiasaan ini bisa memicu berbagai keluhan mulai dari gangguan pencernaan ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius.
Penting bagi setiap individu untuk memahami minuman apa saja yang sebaiknya dihindari di pagi hari. Hal ini bertujuan untuk mencegah iritasi lambung, lonjakan gula darah, dan masalah penyerapan nutrisi yang dapat mengganggu aktivitas sepanjang hari. Dengan memilih minuman yang tepat, Anda dapat mendukung fungsi pencernaan optimal dan menjaga energi tubuh.
Berikut 8 minuman yang sebaiknya dihindari di pagi hari, lengkap dengan alasan medis dan dampaknya bagi kesehatan, dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (26/5/2026).
Kopi: Pemicu Asam Lambung Berlebihan
Bagi banyak orang, kopi adalah ritual pagi yang tak terpisahkan. Namun, mengonsumsi kopi saat perut kosong dapat memicu produksi asam lambung secara berlebihan. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa perih, gangguan pencernaan, dan bahkan dehidrasi pada sebagian individu.
Kebiasaan minum kopi di pagi hari juga berpotensi meningkatkan kecemasan dan menambah asupan kafein harian secara tidak terkendali. Rasa pahit pada kopi dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa menimbulkan keluhan sakit perut, mual, dan muntah jika diminum saat perut kosong. Oleh karena itu, bagi pencinta kopi, disarankan untuk mengonsumsinya setelah sarapan.
Teh: Gangguan Pencernaan dan Penyerapan Zat Besi
Sama seperti kopi, teh juga sebaiknya dihindari saat perut kosong. Minum teh di pagi hari dapat meningkatkan produksi asam dalam tubuh dan menyebabkan masalah pencernaan. Kandungan kafein dan tanin dalam teh dapat mengiritasi lambung.
Selain itu, konsumsi teh saat perut kosong juga dapat mengganggu penyerapan zat besi yang penting bagi tubuh. Gangguan penyerapan nutrisi ini bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang, terutama bagi mereka yang rentan terhadap defisiensi zat besi.
Jus Buah Sitrus: Iritasi Dinding Lambung
Meskipun kaya vitamin C, jus dari buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, atau grapefruit kurang disarankan dikonsumsi saat perut kosong. Kandungan asamnya yang tinggi dapat mengiritasi dinding lambung dan memicu rasa perih, mual, hingga kram perut.
Bagi individu dengan masalah pencernaan seperti maag, minuman ini dapat memperburuk keluhan gastritis dan meningkatkan risiko masalah lambung. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi jus buah sitrus setelah makan atau pilih buah utuh yang seratnya dapat membantu menetralkan asam.
Minuman Manis dan Jus Kemasan: Lonjakan Gula Darah
Minuman dengan kandungan gula tinggi, seperti teh kemasan manis, minuman kekinian, atau jus buah kemasan, sebaiknya tidak diminum saat perut kosong. Gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara cepat. Setelah itu, tubuh biasanya mengalami penurunan gula darah secara mendadak yang membuat tubuh terasa lemas, pusing, mudah lapar, bahkan sulit fokus.
Konsumsi gula berlebih di pagi hari juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Jus buah kemasan seringkali mengandung gula tambahan, pengawet, dan minim serat, sehingga manfaat kesehatannya tidak sebaik buah utuh.
Minuman Bersoda: Gas dan Ketidaknyamanan Perut
Minuman bersoda dapat menyebabkan gas, kembung, dan rasa tidak nyaman di perut. Kandungan gula yang tinggi dalam soda juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat, dan konsumsi berlebihan dikaitkan dengan risiko berbagai penyakit kronis di kemudian hari.
Selain itu, soda memiliki kandungan asam yang dapat merusak enamel gigi. Minum soda saat perut kosong dapat memperparah gangguan pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan sepanjang hari.
Minuman Berenergi: Kafein dan Gula Berlebihan
Minuman berenergi mengandung kafein dan gula yang sangat tinggi, serta bahan lain seperti taurin dan guarana. Kandungan senyawa tersebut dapat menyebabkan peningkatan glukosa dalam darah, mual, dan nyeri lambung saat dikonsumsi di pagi hari.
Konsumsi berlebihan minuman berenergi dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, mengganggu tidur, menyebabkan kecemasan, masalah pencernaan, dan bahkan ketergantungan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari minuman ini, terutama saat perut kosong.
Susu Sapi: Masalah Pencernaan dan Penyerapan Mineral
Memulai hari dengan minum segelas susu sapi saat perut kosong dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, gas, atau diare, terutama bagi orang yang sulit memproses laktosa. Susu sapi juga cenderung bersifat asam, sehingga mengonsumsinya saat perut kosong dapat memperburuk tingkat keasaman di usus dan memicu refluks asam atau mulas.
Selain itu, kalsium dalam susu dapat mengganggu penyerapan mineral penting seperti zat besi dan seng jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Bagi mereka yang ingin mengonsumsi susu di pagi hari, sebaiknya pilih alternatif non-susu atau konsumsi setelah sarapan.
Minuman Beralkohol: Bahaya Hipoglikemia dan Gangguan Otak
Mengonsumsi minuman beralkohol di pagi hari, terutama saat perut kosong, sangat berbahaya bagi tubuh. Alkohol dapat menyebabkan hipoglikemia pada pasien diabetes tipe satu setelah periode 24 jam.
Selain itu, alkohol dapat memengaruhi otak, menyebabkan ketidakmampuan berpikir jernih, gerakan tubuh tidak terkontrol, dan berbagai efek negatif lainnya pada tubuh seperti gangguan irama jantung, perubahan suasana hati, hingga kerusakan hati dan pankreas jika dikonsumsi berlebihan. Kondisi ini dapat merusak pagi hari Anda dan membahayakan kesehatan secara keseluruhan.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Minuman yang Sebaiknya Dihindari di Pagi Hari
Mengapa kopi tidak disarankan diminum saat perut kosong?
Kopi dapat memicu produksi asam lambung berlebihan, menyebabkan rasa perih, gangguan pencernaan, dehidrasi, dan meningkatkan kecemasan saat perut kosong.
Apa dampak minum jus buah sitrus di pagi hari?
Jus buah sitrus memiliki kandungan asam tinggi yang dapat mengiritasi dinding lambung, memicu rasa perih, mual, kram perut, dan memperburuk kondisi maag.
Bahayakah mengonsumsi minuman manis dan jus kemasan saat perut kosong?
Minuman manis dan jus kemasan dapat menyebabkan lonjakan gula darah cepat diikuti penurunan drastis, mengakibatkan lemas, pusing, mudah lapar, serta risiko gangguan metabolisme dan diabetes.
Apakah susu sapi aman diminum di pagi hari saat perut kosong?
Susu sapi saat perut kosong dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, gas, diare (terutama bagi intoleran laktosa), serta memperburuk refluks asam dan mengganggu penyerapan mineral.

9 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6372045/original/010446700_1779247233-20260518_150341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3576973/original/074142400_1632111837-pexels-photo-4846347.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5686292/original/032880500_1778560068-Memutihkan_Gigi_Kuning_Membandel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4704631/original/076475500_1704246546-Ilustrasi_olahraga_lari_di_malam_hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045799/original/049621300_1736243293-minuman_jahe_serai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5578586/original/083527100_1778051771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575360/original/005981900_1778046151-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574219/original/053227900_1777965448-cropped-6344059f-247c-497b-aae5-e40a882cdcdf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185248/original/087119600_1744370189-medium-shot-sick-woman-with-fever_23-2149247989.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1549767/original/057929400_1490704877-20170328-Penumpang-KRL-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3365016/original/079645100_1612161688-20210201-Ada_Pembatasan_Penumpang_KRL__Antrean_Panjang_Terjadi_di_Stasiun_Bekasi-7.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Duka Cita Meninggalnya Para Dokter Internship](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/i36PLqaO5LKYe4XNuue73QgO9so=/0x140:1024x717/1200x675/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5539825/original/043946800_1774625222-WhatsApp_Image_2026-03-27_at_18.36.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4752420/original/089012400_1708843503-WhatsApp_Image_2024-02-25_at_13.44.45_51cc8d79.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4953479/original/097256800_1727324938-fotor-ai-20240926112346.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485548/original/063674100_1769511840-closeup-shot-sleeping-bat-wrapped-its-wings.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493594/original/084966300_1770260452-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492093/original/003732200_1770119848-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5038666/original/014666900_1733474753-94e7daec-b3e5-4c5a-8b8c-040db79346dc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487982/original/048924600_1769689308-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493134/original/064229400_1770195236-ranperda.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493785/original/084377000_1770266802-ktp_disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486576/original/078593500_1769590756-photo-collage.png.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5494606/original/026254100_1770300440-budi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489399/original/049593700_1769851331-PA_Cimahi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256055/original/037675900_1750224442-medium-shot-sick-woman-home.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495969/original/051449600_1770450657-Gemini_Generated_Image_jaauspjaauspjaau.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3292202/original/009672500_1604991193-20201110-Lama-Rusak_-Lift-JPO-Sarinah-Dibiarkan-Terbengkalai-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5495514/original/009145800_1770373849-disabilitas_phtc.jpeg)