Liputan6.com, Jakarta - Saat hari libur hampir berakhir yakni pada Minggu malam, sebagian orang sering mengalami gelisah dan overthinking. Setelah akhir pekan, pikiran mulai dipenuhi bayangan pekerjaan, deadline dan tanggung jawab yang menanti di hari Senin. Kondisi ini kerap dikenal sebagai Sunday scaries atau kecemasan Minggu malam.
“Minggu malam berada di tengah-tengah dua keadaan emosional yang berlawanan yaitu relaksasi setelah beristirahat dan antisipasi terhadap tanggung jawab yang akan datang,” kata terapis pernikahan dan keluarga, Silva Depanian.
Menurutnya, selama akhir pekan sistem saraf cenderung berada dalam mode pemulihan. Namun, menjelang Minggu malam, otak mulai mengantisipasi rutinitas kerja sehingga kewaspadaan meningkat dan kecemasan mudah muncul.
Melansir dari Real Simple, rutinitas Minggu yang tenang dapat membantu memperlancar transisi menuju hari kerja.
“Prediktabilitasnya mengurangi beban kognitif karena Anda tidak membuat banyak keputusan kecil di menit terakhir,” ujar Depanian.
Ia menambahkan, rutinitas yang efektif setidaknya memberi rasa kendali, ketenangan, dan kesenangan.
Ubah Pola Pikir di Hari Minggu
Salah satu cara mengurangi kecemasan malam Minggu adalah mengubah cara pandang terhadap hari Minggu. Alih-alih menjadikannya hari untuk mengejar ketertinggalan, hari Minggu sebaiknya dimaknai sebagai waktu mendukung diri sendiri.
“Salah satu perubahan yang ampuh adalah beralih dari pola pikir mengkritik diri sendiri ke pola pikir mendukung diri sendiri,” kata Depanian.
“Hari Minggu bukanlah hukuman untuk mengganti apa yang belum Anda capai,” tambahnya.
Menambahkan persiapan ringan juga dapat membantu membuat hari Senin terasa lebih ringan. Namun, Depanian mengingatkan agar tidak berlebihan. “Anggap persiapan hari Minggu seperti bumbu. Sedikit saja sudah cukup."
Beberapa kebiasaan sederhana seperti menyiapkan sarapan, memotong bahan makanan, atau membersihkan rumah selama 10 menit dapat memberi dampak nyata.
“Lingkungan yang rapi memberi otak Anda ‘awal yang segar’ secara visual, yang dapat menurunkan stres bahkan sebelum minggu dimulai,” kata Depanian.
Susun Rencana Singkat untuk Minggu Depan
Menyusun rencana ringan untuk Minggu depan juga dapat membantu meredakan overthinking. Cukup luangkan lima hingga sepuluh menit untuk melihat kalender, mencatat tenggat waktu, dan menentukan satu atau dua prioritas utama.
“Sedikit kejelasan ini dapat mengurangi kecemasan antisipatif sehingga Anda memulai minggu dengan arah yang jelas, bukan rasa takut,” kata Depanian.
Selain perencanaan, menyisihkan waktu untuk aktivitas yang benar-benar dinikmati juga penting. Psikoterapis Anna Joseph mengatakan aktivitas menyenangkan dapat membantu menenangkan sistem saraf.
“Ketika kita tenang, sistem saraf kita menerima pesan bahwa kita aman dan baik-baik saja,” kata Joseph. Rasa aman ini membuat seseorang lebih siap menghadapi tekanan di minggu kerja.
Namun, ia mengingatkan agar berhati-hati terhadap kebiasaan seperti menggulir media sosial tanpa henti. Aktivitas ini bisa terasa menenangkan, tetapi justru membuat waktu terbuang dan hari Senin terasa lebih berat.
Batasi Waktu Bermain Ponsel dan Bangun Ritual Malam Minggu
Mengurangi waktu bermain ponsel di malam Minggu juga dinilai penting untuk kesehatan mental. Meski menonton atau menggunakan ponsel terasa santai, terlalu lama dapat menguras energi.
“Pengurasan energi itu dapat berlanjut hingga Senin pagi, membuat kita merasa lelah atau tidak termotivasi,” kata Joseph. Ia mengusulkan agar waktu yang dihabiskan untuk bermain ponsel dianggap sebagai perkiraan kecil dan digunakan untuk kegiatan yang benar-benar menyenangkan
Membuat kebiasaan menutup akhir pekan dapat membantu mengurangi kecemasan pada malam Minggu. Menurut Depanian, "Manusia mengatur diri melalui ritual." kita dapat mengetahui bahwa akhir pekan telah berakhir dengan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menyeduh teh, meredupkan lampu, dan membaca buku.
“Ketika otak bertemu rangkaian tindakan menenangkan yang familiar, sistem saraf menerima pesan bahwa kita mengakhiri akhir pekan,” ujar Depanian.
Bagi mereka yang memiliki jadwal kerja tidak konvensional, prinsip ini tetap berlaku. Rutinitas yang fleksibel namun konsisten dapat membantu menjaga keseimbangan dan membuat hari kerja terasa lebih terkendali.

2 days ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3101669/original/007613700_1586850449-batch-blur-chia-close-up-691162.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463028/original/032507100_1767598026-image-3-800x450.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464432/original/019137800_1767689906-grok-image-89322013-634c-4eea-85af-ec16cb864c57.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2379745/original/012546100_1539159589-aaron-burden-391498-unsplashf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3912074/original/086786200_1642923827-cilantro-g17b4a9ccb_1280_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464250/original/028403200_1767684432-Ilustrasi_telur_omega.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5464042/original/029881500_1767677892-anak_sekolah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463280/original/082505200_1767605243-penjernih.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5282327/original/015752200_1752472668-young-happy-students-walking-while-talking-looking-aside.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463398/original/032607300_1767610689-delicious-acai-dessert-with-bananas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3088848/original/019061400_1585555104-turmeric-3251560_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463604/original/062562200_1767665064-vaksin_anak_as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3552985/original/065149100_1630047533-chimpanzee-3737996_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455599/original/090088500_1766719304-minum_obat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3226406/original/096033700_1599038144-photo-1522844990619-4951c40f7eda__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463467/original/049475800_1767615780-Tanaman_Kumis_Kucing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317369/original/065442700_1755333170-woman-working-late-project.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3325912/original/061736900_1608131631-shutterstock_1013081362.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324802/original/060018200_1755861992-1001086370.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)