IPB University Ungkap Khasiat Kangkang Katup, Tanaman Liar yang Berpotensi Jadi Obat Diabetes

9 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - IPB University kembali menghadirkan inovasi di bidang kesehatan dengan mengungkap potensi tanaman liar bernama kangkang katup (Phanera semibifida) sebagai anti-diabetes dan antioksidan. Temuan ini bahkan masuk dalam daftar 117 Inovasi Indonesia yang dirilis Business Innovation Center (BIC) pada 2025.

Penelitian ini melibatkan tim ilmuwan, di antaranya Meyla Suhendra, Dr Berry Juliandi, Prof Huda Darusman, Dr Siti Sa’diah, dan Prof Fitmawati. Mereka mengembangkan riset berbasis sumber daya alam lokal yang berpotensi menjadi solusi alternatif dalam pengobatan diabetes.

Kangkang katup sendiri selama ini belum banyak dibudidayakan secara luas. Namun, masyarakat di Kepulauan Lingga telah lama memanfaatkannya sebagai bahan minuman herbal pahit yang dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk menjaga kebugaran tubuh.

Potensi Antidiabetes dari Senyawa Alami

Salah satu kunci utama dari manfaat tanaman ini terletak pada kandungan senyawa polifenol dalam ekstrak batangnya. Senyawa ini diketahui mampu menghambat kerja enzim α-glukosidase, yang berperan dalam proses pemecahan karbohidrat menjadi glukosa dalam tubuh, seperti dikutip dari ipb.ac.id pada Minggu, 28 Maret 2026.

Berry Juliandi menjelaskan bahwa mekanisme tersebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah, sehingga berpotensi sebagai terapi antihiperglikemik.

"Berdasarkan analisis in vitro dan in vivo, ekstrak batang kangkang katup terbukti efektif menurunkan kadar glukosa darah dan aman pada uji toksisitas akut," ujarnya.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan dalam tanaman ini juga berperan penting dalam menangkal stres oksidatif, kondisi yang kerap dialami oleh penderita diabetes.

Peluang Jadi Obat Herbal Terstandar

Menurut Berry Juliandi, inovasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi obat herbal terstandar berbasis bahan alami Indonesia. Hal ini sejalan dengan tren global yang mulai mengarah pada penggunaan terapi alami dengan efek samping yang lebih minim.

"Ekstrak kangkang katup berpotensi dikembangkan sebagai terapi antihiperglikemia sekaligus antioksidan alami," ujarnya.

Pengembangan ini dinilai penting, mengingat pengobatan diabetes saat ini masih banyak bergantung pada obat kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping jika digunakan dalam jangka panjang.

Kasus Diabetes Terus Meningkat

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang jumlah penderitanya terus meningkat di seluruh dunia. Pada 2024, tercatat sekitar 589 juta orang hidup dengan diabetes.

Indonesia sendiri termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah penderita tertinggi, yaitu mencapai 20,4 juta orang. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi baru dalam pengendalian penyakit, termasuk melalui pemanfaatan tanaman herbal lokal.

Harapan Baru dari Tanaman LokalTemuan IPB University ini membuka peluang baru dalam pengembangan obat berbasis alam yang lebih aman dan terjangkau.

Selain itu, pemanfaatan tanaman lokal seperti kangkang katup juga dapat mendorong kemandirian di sektor kesehatan dan farmasi.

Meski masih memerlukan penelitian lanjutan, hasil awal ini memberikan harapan bahwa tanaman yang selama ini kurang dikenal bisa menjadi solusi nyata dalam membantu mengatasi diabetes.

Read Entire Article