Campak adalah Penyakit yang Sering Diremehkan, Padahal Bisa Berujung Kematian

8 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Campak adalah penyakit menular yang kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Banyak yang mengira campak hanya sebatas ruam merah dan demam yang akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Dalam kondisi tertentu, campak dapat berkembang menjadi penyakit serius yang berujung pada komplikasi berat hingga kematian.

Secara medis, campak adalah penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae. Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak. Namun, mengutip keslan.kemkes.go.id pada Sabtu, 28 Maret 2026, orang dewasa yang belum memiliki kekebalan juga tetap berisiko terinfeksi.

Penularan Campak Sangat Mudah dan Cepat

Salah satu hal yang membuat campak berbahaya adalah tingkat penularannya yang sangat tinggi. Virus campak dapat menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin. Bahkan, virus ini juga bisa menyebar melalui udara (airborne) dan bertahan di permukaan benda selama beberapa jam.

Penularan dapat terjadi melalui:

  • Percikan saliva dari batuk atau bersin
  • Kontak langsung dengan cairan tubuh penderita
  • Menyentuh benda yang terkontaminasi virus

Hal ini membuat campak sangat mudah menyebar, terutama di lingkungan padat penduduk atau dalam keluarga dengan anggota yang belum memiliki kekebalan.

Gejala Awal Campak yang Sering Diabaikan

Gejala campak sering kali mirip dengan penyakit flu biasa, sehingga banyak orang tidak langsung menyadarinya. Beberapa gejala yang umum muncul antara lain:

  • Demam tinggi
  • Batuk kering dan pilek
  • Mata merah dan sensitif terhadap cahaya
  • Tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga
  • Muncul ruam merah di kulit
  • Bercak putih keabu-abuan di dalam mulut

Selain itu, penderita juga bisa mengalami diare, muntah, serta penurunan nafsu makan. Gejala ini biasanya muncul secara bertahap dan bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan baik.

Risiko Komplikasi yang Mengancam Nyawa

Campak bukan sekadar penyakit ringan. Pada individu dengan daya tahan tubuh rendah, penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius.

Beberapa komplikasi yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Pneumonia (radang paru)
  • Ensefalitis (radang otak)
  • Infeksi telinga
  • Dehidrasi akibat diare dan muntah
  • Kebutaan
  • Gizi buruk

Dalam kasus yang berat, komplikasi tersebut dapat berujung pada kematian. Oleh karena itu, penting untuk tidak meremehkan gejala campak, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan.

Read Entire Article