Bedah Plastik Tak Selalu untuk Estetika, Bisa Juga Pulihkan Fungsi Tubuh

7 hours ago 3

Liputan6.com, Bandung - Bedah plastik sering kali dikaitkan dengan meningkatkan kecantikan seseorang, tetapi tindakan tersebut kerap dilakukan secara medis terhadap seorang pasien.

Menurut dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, Annisa Nurfitriani dalam suatu tindakan bedah plastik terdapat faktor rekonstruksi dan estetika.

"Rekonstruksi itu untuk memperbaiki dari yang di bawah normal menjadi seperti normal kembali. Kemudian kalau estetik dari normal lebih baiklah atau di atas rata-rata supaya lebih baik cara estetiknya," terang Annisa dalam acara Sapa Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, ditulis Selasa (7/4/2026).

Annisa mengatakan penanganan bedah plastik untuk pasien tindakan rekonstruksi itu untuk memperbaiki kondisi seperti usai kecelakaan lalu lintas yang berdampak ke wajah, luka robek, luka bakar atau terdapat benjolan di area wajah.

Sedangkan untuk tindakan estetika, lebih ke arah kecantikan. Annisa menyebutkan bedah plastik estetika ini kerap diketahui masyarakat dengan sebutan operasi plastik.

"Jadi bisa untuk pemasangan implan, baik di wajah ataupun di payudara dan lainnya. Dan masih banyak lagi sebetulnya untuk tindakan bedah plastik," kata Annisa.

Umumnya Tindakan Bedah Plastik Aman

Seluruh tindakan bedah plastik, umumnya aman dijalani oleh pasien karena harus mengikuti standar operasional penanganan yang telah ditentukan.

Sementara untuk peralatannya melalui proses sterilisasi sebelum digunakan. Tim yang terlibat dalam bedah plastik juga telah memiliki kemampuan dan diakui secara resmi.

"Bila harus ada pemasangan implan atau benang-benang jangan sampai takut ya karena berpikirnya oplas (operasi plastik), apa pakai plastik atau gimana gitu ya? Tentu dengan alat-alat yang terstandar," terang Annisa.

Prosedur Bedah Plastik

Annisa menyebut sebelum dilakukan tindakan bedah atau operasi plastik, pasien harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim dokter. Tak hanya pasien, konsultasi juga dapat dilakukan untuk keluarga dan kerabat yang lain.

Alasannya, kata Annisa, adanya konsultasi tersebut dapat menjelaskan secara rinci tindakan bedah atau operasi plastik yang nantinya hendak dilakukan.

"Yang pasti jangan sampai takut duluan untuk ke dokter bedah plastik. Jadi jangan sampai terpikir nanti diplastikin atau gimana dengan dokter bedah plastik. Karena plastik itu atau benda plastik itu hanya sebuah serapan dari bahasa Yunani," ungkap Annisa.

Seperti diketahui, kata plastik dalam bedah atau operasi plastik berasal dari kata plastikos yaitu untuk membentuk.

Sehingga dokter bedah plastik adalah seorang spesialis membentuk atau memperbaiki berbagai kondisi baik kecelakaan atau rekonstruksi ataupun kondisi yang ingin diperbaiki lebih bagus, lebih estetik dengan kondisi sebelumnya.

Read Entire Article