Liputan6.com, Jakarta - Rebung atau tunas bambu muda, telah lama menjadi primadona kuliner di berbagai belahan dunia, terutama di Asia. Dikenal karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang khas, sayuran ini tidak hanya lezat tetapi juga sangat serbaguna untuk diolah menjadi berbagai hidangan.
Lebih dari sekadar kelezatan, rebung menyimpan segudang manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Sayuran ini kaya akan serat, protein, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif penting seperti antioksidan.
Dengan profil nutrisi yang mengesankan ini, rebung menjadi pilihan makanan yang sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengintegrasikan rebung ke dalam pola makan harian dapat menjadi langkah cerdas untuk menjaga vitalitas dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Berikut manfaat rebung untuk kesehatan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (5/2/2026).
1. Kesehatan Pencernaan yang Optimal
Salah satu manfaat rebung untuk kesehatan yang paling menonjol adalah perannya dalam menjaga sistem pencernaan. Rebung merupakan sumber serat pangan yang sangat baik, dengan kandungan serat tinggi serta esensial untuk melancarkan proses pencernaan.
Kandungan serat ini secara efektif membantu menambah massa tinja dan melembutkannya, sehingga dapat mencegah masalah umum seperti sembelit. Selain itu, rebung juga memiliki efek prebiotik yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna.
Bakteri baik ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan mikrobioma usus, yang pada gilirannya berkontribusi pada kesehatan pencernaan yang optimal. Konsumsi rebung secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan usus besar dan melindungi dari kondisi seperti hemoroid, divertikulitis, dan bahkan risiko kanker kolorektal.
2. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Manfaat rebung untuk kesehatan tidak berhenti pada pencernaan, tetapi juga efektif dalam mengelola kadar kolesterol. Kandungan serat yang tinggi pada rebung berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak serat rebung memiliki sifat penurun kolesterol yang kuat. Rebung juga mengandung fitosterol, senyawa alami yang secara khusus membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Sebuah studi kecil pada tahun 2009 bahkan menunjukkan bahwa konsumsi 360 gram rebung secara signifikan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam waktu singkat. Dengan kemampuannya menurunkan kadar kolesterol jahat, rebung berperan dalam mencegah penumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah (aterosklerosis), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Bagi Anda yang sedang berjuang menjaga berat badan, rebung bisa menjadi sekutu yang baik. Rebung merupakan pilihan makanan yang sangat baik karena rendah kalori dan lemak, menjadikannya ideal untuk diet sehat.
Dalam 100 gram rebung, terkandung sekitar 20-27 kalori dan hanya sekitar 0,1-0,3 gram lemak, sehingga Anda bisa mengonsumsinya tanpa khawatir asupan kalori berlebih. Kandungan serat yang tinggi pada rebung juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Hal ini secara alami dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung upaya penurunan atau menjaga berat badan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa serat rebung dapat membantu menekan berat badan dan melindungi dari kenaikan berat badan, yang diduga terkait dengan peningkatan kesehatan mikrobioma usus.
4. Potensi Anti-Kanker Alami
Rebung juga dikenal memiliki potensi sebagai agen anti-kanker berkat kandungan antioksidannya yang melimpah. Sayuran ini kaya akan polifenol dan flavonoid, serta fitosterol yang memiliki sifat antikarsinogenik.
Senyawa-senyawa ini berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu perkembangan sel kanker. Beberapa riset di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak rebung dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Fitosterol dalam rebung secara khusus mampu menurunkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker lambung, payudara, ovarium, usus besar, dan prostat. Mengonsumsi rebung sebagai bagian dari gaya hidup sehat dapat mendukung upaya pencegahan kanker.
5. Mengontrol Kadar Gula Darah
Manfaat rebung untuk kesehatan juga mencakup kemampuannya dalam mengontrol gula darah, menjadikannya pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Rebung tergolong rendah kalori, rendah lemak, dan memiliki indeks glikemik yang relatif rendah.
Kombinasi ini membuat rebung bermanfaat untuk menghambat absorbsi gula dalam tubuh. Konsumsi rebung dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh dapat menggunakan insulin lebih efektif.
Bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat, rebung dapat menjadi pilihan yang sangat baik karena menyediakan banyak nutrisi esensial dengan sedikit karbohidrat. Ini membantu penderita diabetes mendapatkan vitamin dan mineral tanpa khawatir akan lonjakan gula darah.
6. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Kesehatan jantung adalah aspek penting lain yang didukung oleh konsumsi rebung. Rebung mengandung kalium yang tinggi, sekitar 500-533 miligram per 100 gram, yang berperan vital dalam mengontrol tekanan darah.
Makanan yang kaya kalium dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain kalium, rebung juga mengandung protein, antioksidan, serta mineral lain seperti magnesium dan niasin, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan jantung.
Senyawa asam fenolik dalam rebung memberikan perlindungan antioksidan yang baik untuk jantung, membantu mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah (aterosklerosis). Dengan demikian, rebung efektif dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular.
7. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Terakhir, manfaat rebung untuk kesehatan juga mencakup peningkatan sistem kekebalan tubuh. Rebung kaya akan berbagai vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin C, vitamin B kompleks (tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6), vitamin E, serta mineral seperti zinc.
Nutrisi-nutrisi ini esensial untuk mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh yang optimal. Kandungan antioksidan yang tinggi pada rebung, seperti fenol, dapat mencegah peradangan dan infeksi bakteri.
Antioksidan ini melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat melemahkan sistem imun. Dengan kombinasi protein, serat, dan antioksidan, rebung membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan, membuat tubuh lebih siap melawan berbagai penyakit dan infeksi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa saja Manfaat Rebung untuk Kesehatan?
Manfaat Rebung untuk Kesehatan meliputi peningkatan kesehatan pencernaan, penurunan kolesterol, menjaga berat badan ideal, potensi anti-kanker, mengontrol gula darah, menjaga kesehatan jantung, dan meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Bagaimana rebung membantu kesehatan pencernaan?
Rebung kaya akan serat pangan yang membantu melancarkan sistem pencernaan, mencegah sembelit, dan memiliki efek prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
3. Apakah rebung efektif menurunkan kolesterol?
Ya, kandungan serat tinggi dan fitosterol dalam rebung efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
4. Bisakah rebung membantu dalam program penurunan berat badan?
Tentu, rebung rendah kalori dan lemak, serta tinggi serat yang memberikan rasa kenyang lebih lama, menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga atau menurunkan berat badan.
5. Apakah rebung aman untuk penderita diabetes?
Ya, rebung rendah kalori, rendah lemak, dan memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes untuk membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

4 days ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497326/original/099111400_1770624998-purple-potato-tea-table.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495687/original/001889700_1770394174-BPJS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496780/original/008517100_1770603779-bpjs.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496399/original/049752800_1770531921-insinerator_yang_sempat_digunakan_dalam_pengelolaan_sampah_di_Kota_Bandung1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311619/original/015964900_1754889199-hand-holding-bowl-boiled-green-peas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4056455/original/073149600_1655476076-stephen-andrews-6NbSIxwZ3_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5127391/original/030677700_1739170525-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495969/original/051449600_1770450657-Gemini_Generated_Image_jaauspjaauspjaau.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429754/original/033200800_1764643585-Kembang_Kol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256055/original/037675900_1750224442-medium-shot-sick-woman-home.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494736/original/072054000_1770331504-limfoma.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3451004/original/011072500_1620374351-pexels-photo-708777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079611/original/075660400_1736152693-1735888251296_ciri-ciri-flu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334428/original/084075100_1756715756-asian-researcher-in-laboratory-from-back.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5494586/original/076610600_1770299025-sysmex.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980259/original/059576700_1648689083-220331_OPINI__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406089/original/006566900_1762512009-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161503/original/090966100_1741846958-1741840983693_penyebab-autis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032120/original/020113400_1733123995-fotor-ai-2024120214155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398804/original/020121200_1761897445-Abdul_Rauf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380909/original/004147800_1760438190-Ilustrasi_perundungan_di_Grobogan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405703/original/088328900_1762495927-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406988/original/070457800_1762657462-uld_pb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369993/original/045407100_1759484291-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_16.34.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293741/original/045684500_1753341485-2148817396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403042/original/097694400_1762315278-job_fair_disabilitas_pramono_anung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406319/original/030571500_1762537820-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)