Masuk Pemberitaan Media Hong Hong, John Herdman Bertekad Bikin Timnas Indonesia Lebih Kompak

6 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menatap era baru di bawah kendali pelatih John Herdman. Pria asal Inggris itu resmi menjadi juru taktik anyar Timnas Indonesia dan diperkenalkan ke publik, Selasa (13/1/2026).

Sebuah tekat positif diapungkan John Herdman, hingga masuk dalam pemberitaan oleh media asal Hong Kong, yakni South China Morning edisi Jumat (16/1/2026). Sang pelatih menyerukan bahwa Timnas Indonesia harus mengubah dari mengubah kekecewaan menjadi kesuksesan.

Seperti diketahui, Herdman datang untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Patrick Kluivert. Indonesia di tangan Kluivert terhenti langkahnya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, membuat gagal tampil di Amerika Utara bulan Juni-Juli nanti.

Babak baru pun dimulai, John Herdman melihat Timnas Indonesia memiliki talenta untuk lolos ke Piala Dunia 2030 dan bersaing memperebutkan gelar regional seperti Piala AFF dan kontinental seperti Piala Asia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Adaptasi Cepat

Timnas Indonesia baru saja menciptakan sejarah di tahun 2025. Menjadi tim Asia Tenggara pertama yang mampu lolos hingga ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hanya beberapa langkah lagi bisa membawa impian pergi ke putaran final Piala Dunia. Sayangnya usaha itu gagal setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. Timnas Indonesia di mata Herdman terus menunjukkan kualitasnya, salah satunya kontribusi besar dari pemain diaspora.

"Ini adalah kelompok pemain baru, pemain Indonesia yang mencoba untuk bersatu dan terhubung dalam waktu singkat," ujar John Herdman dikutip dari South China Morning.

"Potensinya ada, tetapi seringkali bakat itu membutuhkan waktu untuk menyatu, untuk benar-benar merasakan apa yang Anda rasakan. Kekalahan-kekalahan itulah yang menciptakan fondasi untuk masa depan," ujarnya.

"Dengan kelompok pemain ini, kita tidak punya alasan lagi sekarang. Kita dalam kekecewaan bersama, bakatnya ada, dan sekarang memiliki kesempatan untuk membawa negara ini ke level berikutnya," tegas pelatih berusia 50 tahun itu.

Saatnya Bikin Sejarah

Setelah didapuk sebagai arsitek Timnas Indonesia yang baru, pertandingan pertama Herdman sebagai pelatih akan berlangsung pada bulan Maret dalam ajang FIFA Series, yang akan dimainkan di Jakarta. Dilanjutkan penampilan di kejuaraan Piala AFF 2026 yang digear pada pertengahan tahun ini.

Eks juru taktik Kanada ke Piala Dunia 2022 ini kemudian akan memimpin Indonesia menuju putaran final Piala Asia di Arab Saudi pada Januari 2027. Targetnya adalah mencapai perempat final, setelah menapaki babak 16 besar pada edisi sebelumnya di Qatar.

"Mentalitas yang sedang kami bangun adalah pola pikir perintis. Kami belum lolos ke Piala Dunia, kami belum memenangkan Piala Asia, kami belum memenangkan Piala AFF. Kami memiliki kesempatan untuk melakukan semua hal itu. Itulah pola pikirnya. Itulah keistimewaannya," tandas John Herdman.

Dalam undian Piala AFF 2026, Timnas Indonesia masuk Grup A bersaing dengan juara bertahan Vietnam, lalu ada Singapura, Kamboja, dan pemenenang play-off antara Brunei atau Timor Leste.

Tantangan di Piala AFF

Tugas pertama John Herdman adalah memimpin Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 pada bulan Maret mendatang di rumah sendiri. Kejuaraan bergengsi lainnya adalah Piala AFF 2026.

Ajang Piala AFF 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, lalu ada Singapura, Kamboja, dan pemenang play-off antara Brunei atau Timor Leste.

Hanya saja, Timnas Indonesia kemungkinan tidak dapat memanggil pemain-pemain abroadnya dari Eropa di periode itu. Waktu tersebut kemungkinan besar bentrok dengan pramusim klub-klub Eropa.

John Herdman kemungkinan bakal menurunkan pemain-pemain yang bermain di BRI Super League atau di kompetisi kawasan Asia Tenggara..

Hal ini karena Piala AFF tidak masuk kalender FIFA sehingga klub tidak memiliki kewajiban untuk melepaskan pemainnya ke tim nasional.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Vincentius Atmaja
  • Wiwig Prayugi
Read Entire Article