Jet Tempur Siluman F-35B AS Jatuh di California, Pilot Selamat

11 hours ago 5

Liputan6.com, Washington, DC - Korps Marinir Amerika Serikat (AS) menyatakan pilot jet tempur siluman F-35B selamat setelah melontarkan diri sebelum pesawatnya jatuh di California.

Jet tersebut jatuh pada Jumat (31/7/2026) di dekat Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar, San Diego.

"Pilot melontarkan diri dan dibawa ke fasilitas kesehatan setempat dalam kondisi stabil untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan atas cedera yang tidak mengancam nyawa," kata Korps Marinir AS seperti dilaporkan Associated Press.

Rekaman udara dari helikopter stasiun televisi memperlihatkan kepulan asap hitam membubung dari puing-puing pesawat di sebuah lahan terbuka. Sejumlah kendaraan militer dan mobil pemadam kebakaran terlihat berada di lokasi, sementara beberapa orang berdiri tidak jauh dari puing-puing.

Wade Lott menyaksikan kecelakaan tersebut ketika sedang berkendara menuju tempat kerjanya di sebuah perusahaan beton yang berada tepat di sebelah selatan kawasan landasan pangkalan.

"Pesawat itu langsung meledak. Kejadiannya benar-benar gila," kata Lott (36).

Dari dalam truknya, Lott melihat dua jet turun bersamaan menuju landasan pacu. Jet pertama mendarat tanpa kendala, tetapi jet kedua tiba-tiba melambat, seolah-olah berusaha melayang di udara.

Menurut Lott, pilot melontarkan diri ketika jet berada sekitar 30 meter di atas permukaan tanah. Pilot itu terlontar hingga sekitar 61 meter ke udara dan parasutnya mengembang tepat pada waktunya.

"Jet itu menghantam tanah tepat di sebelah pesawat lain," tutur Lott. "Pesawat tersebut menghantam landasan lalu langsung meledak."

Pangkalan tersebut pernah menjadi lokasi sekolah pelatihan pilot tempur Angkatan Laut AS yang digambarkan dalam film pertama "Top Gun". Pada masa jayanya, pangkalan itu dikenal dengan julukan "Fightertown USA".

Sekolah tersebut dipindahkan ke Pangkalan Udara Angkatan Laut Fallon di Nevada pada 1996 setelah Pangkalan Miramar diserahkan kepada Korps Marinir.

Korps Marinir, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara AS secara keseluruhan memiliki lebih dari 630 pesawat F-35, menurut analisis Government Accountability Office pada 2024.

F-35B merupakan salah satu dari beberapa varian F-35. Pesawat ini dilengkapi mesin yang dirancang agar dapat lepas landas dari landasan pendek dan mendarat secara vertikal.

Harga satu unit F-35B sekitar US$ 109 juta.

Korps Marinir mengategorikan kecelakaan pada Jumat itu sebagai "Kelas A".

Kelas A merupakan kategori kecelakaan paling serius. Kategori tersebut digunakan apabila nilai kerusakan melebihi US$ 2 juta, sebuah pesawat hancur, atau seorang anggota militer tewas.

Di Angkatan Udara AS saja, menurut data Pusat Keselamatan Angkatan Udara AS, sedikitnya 17 kecelakaan Kelas A lain yang melibatkan pesawat F-35 tercatat sejak 2000.

Menurut Lexington Institute, lembaga kajian yang berfokus pada teknologi pertahanan dan keamanan nasional, F-35 dianggap sebagai jet tempur paling aman dan paling mumpuni dalam armada militer AS.

Sejak mulai digunakan pada 2015, seluruh varian F-35 tercatat lebih jarang mengalami kecelakaan dibandingkan pesawat tempur lain ketika pesawat-pesawat tersebut masih berada pada masa awal pengoperasian. Kecelakaan F-35 yang menewaskan pilot juga jarang terjadi.

Dalam lima kecelakaan F-35, para pilot berhasil melontarkan diri, meski sedikitnya satu orang mengalami cedera.

Pilot tersebut terluka ketika sebuah F-35 jatuh di dekat bandara internasional di Albuquerque, New Mexico, pada Mei 2024. Saat itu, jet tersebut sedang terbang dari Texas menuju sebuah pangkalan Angkatan Udara di California.

Read Entire Article