Mudik Lebaran Bikin Anak Mudah Tertular Penyakit, Orang Tua Wajib Tahu Ini

8 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul dan melepas rindu di kampung halaman. Namun, di balik perjalanan yang menyenangkan, ada risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian, terutama pada anak-anak.

Perjalanan jarak jauh, baik menggunakan mobil, kereta, maupun pesawat, ternyata dapat meningkatkan risiko infeksi. Oleh sebab itu, dokter dan pakar kedokteran komunitas, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak selama mudik.

Menurut Ray, lingkungan transportasi yang padat menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko penularan penyakit. Anak-anak berpotensi terpapar virus dan bakteri dari banyak orang, terutama di ruang tertutup seperti kabin pesawat atau kendaraan umum.

"Perjalanan jauh bisa memengaruhi kondisi tubuh anak, mulai dari perubahan pola tidur, kelelahan, hingga pola makan yang tidak teratur. Semua ini dapat menurunkan daya tahan tubuh," kata Ray kepada Health Liputan6.com melalui aplikasi pesan singkat pada Rabu, 18 Maret 2026.

Ray juga mengungkapkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Infectious Diseases tahun 2007. Studi tersebut menemukan bahwa sekitar 20 persen penumpang mengalami infeksi saluran pernapasan setelah perjalanan.

Bahkan, gejala bisa muncul dalam tiga hari setelah perjalanan, yang mengindikasikan penularan terjadi saat di perjalanan atau di area transit seperti bandara dan terminal.

Anak-anak, lanjut Ray, memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Hal ini karena sistem imun mereka masih dalam tahap perkembangan dan belum sekuat orang dewasa dalam melawan infeksi.

"Sekitar 1 dari 5 penumpang bisa mengalami gejala infeksi setelah perjalanan. Pada anak, risikonya bisa lebih tinggi karena sistem imun yang belum optimal," tambahnya.

Tak heran, setelah perjalanan mudik, banyak orang tua menghadapi kondisi anak yang mengalami batuk, pilek, atau gangguan pencernaan. Kondisi ini tentu bisa mengganggu momen kebersamaan yang seharusnya menyenangkan.

Read Entire Article