Liputan6.com, Jakarta - Indonesia tengah mengalami peningkatan kasus campak yakni penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (morbillivirus). Menurut data Kementerian Kesehatan hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat 10.453 suspek campak dengan 8.372 kasus dan 6 kematian.
Campak merupakan penyakit yang mudah menular. Sayangnya, hingga kini belum antivirus spesifik untuk menangani campak.
Maka dari itu, bila anak terinfeksi campak penanganan yang dilakukan umumnya bersifat suportif dan simptomatik, yaitu membantu tubuh melawan infeksi serta meredakan gejala yang muncul seperti disampaikan dokter Venty SpA dari Bethsaida Hospital Gading Serpong.
Penanganan suportif yang dapat dilakukan, antara lain:
- Memastikan anak cukup istirahat
- Memberikan asupan nutrisi yang baik
- Memastikan kecukupan cairan untuk mencegah dehidrasi
- Pemberian vitamin A sesuai usia: a. Usia < 6 bulan: 50.000 IU, b. Usia 6 bulan – 1 tahun: 100.000 IU, c. Usia > 1 tahun: 200.000 IU.
Pemberian vitamin A pada anak yang terinfeksi campak bertujuan untuk membantu mengurangi risiko komplikasi dan angka kematian. Pada anak dengan gizi buruk atau komplikasi maka pemberian vitamin A dapat diulang.
"Pemberian vitamin A dilakukan selama dua hari berturut-turut sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Pada anak dengan gizi buruk dan/atau yang mengalami komplikasi pada mata, vitamin A dapat diberikan kembali dua minggu kemudian,” jelas Venty dalam keterangan tertulis.
Penanganan Simptomatik atau Berdasarkan Gejala
Selain penanganan suportif, anak yang terkena campak perlu mendapatkan penanganan simptomatik atau berdasarkan gejala. Seperti memberikan obat demam, obat batuk atau obat pilek jika diperlukan.
Lalu, perawatan mata yakni dengan membersihkan mata menggunakan kasa steril yang dicelupkan ke dalam air matang yang bersih, serta pemberian tetes mata bila diperlukan.
Kemudian, perawatan kulit, dengan memastikan kulit tetap bersih dan kering. Bila perlu anak diberikan antibiotik apabila terdapat infeksi bakteri sekunder sesuai petunjuk dokter.
“Perawatan di fasilitas kesehatan diperlukan apabila anak mengalami komplikasi, seperti diare yang disertai dehidrasi, pneumonia, malnutrisi, kejang pertama atau kejang demam kompleks, serta radang otak (ensefalitis)," tuturnya.
Lalu, bayi berusia kurang dari 6 bulan dan anak dengan kondisi imunokompromais atau daya tahan tubuh yang rendah yang terkena campak juga perlu mendapatkan pemantauan dan perawatan medis.
Campak Tidak Boleh Dianggap Penyakit Biasa
Venty mengungkapkan bahwa campak sering dianggap sebagai penyakit biasa yang akan sembuh sendiri. Faktnya, pada beberapa kondisi pasien bisa mengalami komplikasi serius bahkan menyebabkan kematian. Biasanya kondisi serius terjadi pada terutama pada anak yang tidak mendapatkan imunisasi atau memiliki daya tahan tubuh yang rendah.
"Komplikasi yang dapat terjadi antara lain infeksi telinga, diare berat yang menyebabkan dehidrasi, radang paru-paru atau pneumonia, hingga peradangan otak atau ensefalitis,”jelas Venty.
Gejala Campak, Diawali Demam Tinggi plus 3C
Maka dari itu, penting bagi orangtua megenali gejala campak. Pada tahap awal, gejala campak seringkali mirip dengan flu biasa sehingga banyak orang tua tidak langsung menyadarinya.
Gejala awal yang sering muncul yaitu demam tinggi disertai dengan 3C: Cough (batuk), Coryza (pilek), Conjunctivitis (mata merah dan berair).
Kemudian, salah satu ciri khas campak adalah bercak koplik (bercak putih kecil pada lapisan dalam mulut) yang muncul 1-2 sebelum timbulnya ruam di kulit.
Ruam di kulit muncul pada saat demam tinggi dimulai dari bagian kepala (wajah dan belakang telinga) kemudian menyebar ke leher, badan, hingga tangan dan kaki. Ruam awalnya berwarna merah pucat dan akhirnya berubah menjadi merah gelap dan memudar.
Bila mendapati gejala mengarah ke campak, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan sejak dini agar penanganan tepat seperti disampaikan Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dokter Margareth Aryani Santoso, MARS
"Kami memiliki layanan Poli Anak yang didukung oleh dokter spesialis anak berpengalaman serta fasilitas medis yang lengkap untuk membantu diagnosis dan penanganan berbagai penyakit pada anak, termasuk penyakit infeksi seperti campak. Kami berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap gejala yang muncul dan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan sejak dini agar anak mendapatkan penanganan yang tepat,” ujarnya.

20 hours ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509853/original/094308300_1771769078-081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534200/original/003123900_1773814612-Pertanyaan_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516814/original/057205900_1772350610-Makan_buah_saat_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5534931/original/077085800_1773901447-Mudik__9_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534826/original/032924700_1773895305-ap.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4804081/original/050119100_1713338584-20240417-Vaksin_Meningitis_untuk_Jamaah_Haji-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3318053/original/089891900_1607399330-grave-2036220_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362634/original/059308200_1758871354-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4405935/original/077191100_1682414324-young-adult-sleeping-while-reading.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528151/original/042611600_1773243876-ban6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3463003/original/093162800_1621761005-20210523-Puncak-Arus-Balik-Lebaran-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5177593/original/020614500_1743217179-2bbdbe92-88f5-4db1-a02f-511f4b3352d8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845005/original/049977500_1716877080-Ilustrasi_semangat__motivasi__inspirasi__kebebasan__menikmati_hidup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534307/original/037790400_1773818116-Patricia_Gouw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534162/original/083435400_1773813330-TBC.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987675/original/066198200_1730452026-IMG-20241101-WA0077.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437930/original/027671300_1765267694-xx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5005002/original/034311300_1731564137-Free_Photo___Close-up_person_meditating_at_home.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427236/original/042414200_1764338646-FOD.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441248/original/084139500_1765462277-1000257193.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421473/original/046767000_1763906676-Sarmila_wati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293058/original/065406200_1753281729-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_20.48.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290464/original/056522900_1753113336-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_20.06.02_c2d8139b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419257/original/042198300_1763651316-photo_2025-11-20_21-21-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430647/original/095128500_1764668680-WhatsApp_Image_2025-12-02_at_16.43.15_c2c5627c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400168/original/005067900_1762067797-000_1DL27K.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4878682/original/015534800_1719648934-260529_opini_Laksamana_Sukardi___.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5435848/original/035309400_1765098846-ezzi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1448550/original/003955100_1482914623-20161228-Chappy-Hakim-IA1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760696/original/079555300_1709519479-20240304-Peringatan_10_Tahun_MH370-AFP_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397321/original/033792500_1761806055-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5439128/original/057975800_1765350527-wihaji_stunting.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418126/original/061933400_1763605368-Ika_Rizki.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428213/original/080486000_1764485675-singkawang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419314/original/016778900_1763688349-Para_pemenang_penghargaan_Australian_Alumni_Awards_2025.jpg)