Analis Timnas Indonesia U-20 Berbagi Pengalaman di Surabaya: Ingatkan Pentingnya Pemahaman Sepak Bola di Era Teknologi AI

5 hours ago 1

Selain aktif di lingkungan sepak bola profesional, Val juga dipercaya menjadi dosen tamu pada Program D4 Analisis Performa Olahraga (APO) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Program tersebut memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan olahraga nasional karena menjadi program studi pertama dan satu-satunya di Indonesia yang secara khusus berfokus pada bidang analisis performa olahraga.

Menurut Val, kehadiran program tersebut merupakan perkembangan yang sangat positif bagi generasi muda yang ingin mendalami bidang sport analytics.

“Saya termasuk generasi yang belum memiliki jalur pendidikan formal khusus untuk menjadi performance analyst. Mahasiswa saat ini jauh lebih beruntung karena sudah memiliki kesempatan mempelajari bidang tersebut secara akademis sejak di bangku kuliah,” katanya.

Program D4 Analisis Performa Olahraga UNESA menggabungkan berbagai disiplin ilmu seperti analisis video, data analytics, sport technology, scouting, hingga evaluasi performa atlet. Pendekatan multidisiplin tersebut dinilai penting sebagai role model dalam olahraga modern yang semakin berkembang.

Val juga menilai perkembangan teknologi akan membawa perubahan besar terhadap dunia analisis performa dalam beberapa tahun mendatang. Salah satu yang paling berpengaruh adalah perkembangan Artificial Intelligence (AI).

“AI akan membantu mempercepat banyak proses analisis. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam, kini dapat dilakukan jauh lebih cepat. Namun teknologi tetap hanya alat bantu," tegasnya.

"Yang paling penting tetap kemampuan manusia dalam memahami konteks pertandingan dan menerjemahkan informasi menjadi keputusan yang tepat,” jelasnya.

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis tetap akan menjadi pembeda utama di era ketika teknologi semakin mudah diakses oleh semua orang. Karena itu, ia mendorong mahasiswa dan generasi muda yang tertarik pada bidang sport analytics untuk tidak hanya mempelajari perangkat lunak atau teknologi terbaru, tetapi juga memahami sepak bola secara mendalam.

“Teknologi akan terus berubah. AI juga akan terus berkembang. Tetapi kemampuan memahami permainan, mengajukan pertanyaan yang tepat, dan menghubungkan data dengan kebutuhan tim akan tetap menjadi keterampilan yang paling berharga,” ujarnya.

Read Entire Article