Presiden Klub Madura United Optimistis Masa Depan Timnas Indonesia Bersama John Herdman

19 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Performa Timnas Indonesia sepanjang turnamen FIFA Series 2026 mengundang decak kagum. Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi jadi salah satu yang cukup puas dengan skuad arahan John Herdman.

Jay Idzes dkk memang harus puas dengan medali perak usai takluk 0-1 dari Bulgaria di laga puncak yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Jakarta (30/3/2026). Tetapi secara permainan, mereka dianggap telah mengalami peningkatan.

Pria yang akrab disapa AQ ini mengapresiasi perubahan gaya bermain yang lebih menyerang. Walaupun skor akhir masih belum berpihak pada Indonesia.

Pendekatan John Herdman memang lebih menekankan penguasaan bola yang kolektif. Ini tentu berbeda dengan pendekatan pelatih Shin Tae-yong yang sedikit lebih defensif.

"Melawan Bulgaria, Timnas kita bermain bagus sekali. Aktif bertukar posisi, umpan yang akurat, semangat tinggi, penuh percaya diri," bukanya.

Jay Idzes dan Timnas Indonesia menghampiri Ultras Garuda di GBK, Senin (30/3/2026), usai kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. Momen ini jadi bentuk apresiasi atas dukungan suporter sepanjang turnamen.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Keindahan Total Football

Pria asal Sumenep itu menilai keberanian Timnas Indonesia mengambil inisiatif serangan jadi hal yang menarik. Materi yang ada terbilang mumpuni untuk menjalankan pakem yang berbeda dari sebelumnya.

Jay Idzes dan Emil Audero bermain di Serie A. Kevin Diks bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga. Sementara beberapa nama macam Calvin Verdonk dan Justin Hubner bersinar di Eredivisie.

"Menyerang dari semua lini dengan berbagai cara. Begitu indah untuk dinikmati," tambahnya.

Bangkitkan Harapan

Kekalahan di final melawan tim Eropa sekelas Bulgaria memang menyisakan sedikit kekecewaan. Tetapi bagi AQ, hal itu merupakan permulaan dari sebuah proses yang akan sangat panjang.Pria berusia 60 tahun itu menilai pentingnya fans untuk bersabar kepada John Herdman.

Apalagi setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026 bersama pelatih Patrick Kluivert.Turnamen FIFA Series 2026 ini seyogyanya jadi batu loncatan John Herdman.

Timnas Indonesia baru akan menghadapi agenda besar pada tahun depan yakni Piala Asia 2027. "Harapan kami akhirnya datang kembali," pungkasnya. 

Read Entire Article