Mirisnya Nasib Sriwijaya FC: Baru Kumpulkan 2 Poin, Terdegradasi dari Pegadaian Championship 2025/2026 meski Menyisakan 6 Laga

15 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Sriwijaya FC menorehkan pencapaian yang tidak mengenakkan. Elang Andalas menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi dari Pegadaian Championship 2025/2026.

Sriwijaya FC baru mengumpulkan dua poin setelah menjalani dua laga. Ya, belum ada kemenangan yang bisa diraih tim asal Palembang itu di musim ini.

Terbaru, Sriwijaya FC menelan kekalahan telak 0-3 dari Sumsel United dalam laga pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sabtu (28-2-2026) malam WIB.

Kekalahan itu mengirim Sriwijaya FC harus bermain di Liga Nusantara alias liga level ketiga pada musim depan. Sesuatu yang sebenarnya sudah diperkirakan apalagi jika melihat apa yang terjadi dengan SFC sejak awal musim lalu. 

Lebih Dekat kali ini menghadirkan Keith Kayamba Gumbs, mantan pemain Sriwijaya FC yang pernah menjadi salah satu pemain berbahaya di lini depan

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jauh Sekali

Sriwijaya FC pun nyaris dipastikan menjadi juru kunci klasemen di Grup A Pegadaian Championship 2025/2026. Sejauh ini Laskar Wong Kito baru mengumpulkan dua poin, padahal liga masih menyisakan enam laga lagi.

Selain itu jarak Sriwijaya FC dengan penghuni posisi kesembilan alias posisi satu tingkat di atas mereka juga sangat jauh. Jarak SFC dengan Persekat Tegal yang menempati posisi itu, mencapai 20 poin.

Terdegradasinya Sriwijaya FC dari Pegadaian Championship 2025/2026 bisa dikatakan sebagai puncak dari apa yang terjadi di sepanjang musim.

Mereka dilanda masalah finansial yang serius yang membuat satu per satu pemain pergi. Bahkan, Sriwijaya FC beberapa kali harus menjalani laga tandang di luar pulau dengan menggunakan bus, tidak pesawat terbang selayaknya klub profesional. 

Kenangan yang Segera Terkubur?

Sriwijaya FC didirikan pada 2004. Saat itu Pemerintah Sumatra Selatan mengakuisisi lisensi dari Persijatim. Dalam waktu sinkat, SFC menjelma sebagai kekuatan baru. 

Dua gelar juara Liga Indonesia dan tiga gelar Copa/Piala Indonesia menjadi bukti kehebatan Sriwijaya FC saat itu.

Setiap musim, mereka kerap dipenuhi para pemain bintang baik asing maupun lokal. Namun, pengelolaan klub yang tidak profesional, terlalu mengandalkan ketokohan dan politik membuat Sriwijaya FC kolaps.

Jika tidak segera dibenahi, bisa jadi setiap prestasi dan kejayaan SFC yang diraih pada masa silam akan segera dilupakan. 

Read Entire Article