BRI Super League: Perubahan Skema Bali United yang Bisa Jadi Modal Hadapi Persib

6 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Pelatih Bali United, Johnny Jansen melakukan sedikit perubahan skema bermain saat timnya menang telak skor 6-1 atas PSBS Biak di Stadion Dipta pada Senin malam (6/6/2026).

Tidak ada target man yang dimainkan. Yang ada, Johnny Jansen menerapkan skema false nine dengan ujung tombak Diego Campos, M. Rahmat, dan Rahmat Arjuna.

Di belakan 3 pemain tersebut, ada Teppei Yachida yang jadi motor serangan. Hasilnya, gelandang asal Jepang ini berhasil mencetak satu assist dan satu gol.

Saat menghadapi PSBS Biak juga menjadi kali kedua gelandang berusia 24 tahun tersebut bermain penuh. Sebelumnya terjadi saat menghadapi Persis Solo pekan lalu.

Skema ini pun bisa menjadi solusi untuk meredam Persib Bandung di kandang mereka sendiri saat kedua tim bertemu dalam pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (12/4/2026).

Menurut Yachida, kemenangan telak ini sekaligus mengobati kekalahan saat menghadapi Persis Solo di pekan ke-25.

“Saya merasa kecewa dengan hasil pekan sebelumnya, jadi saya berlatih keras setelah waktu libur, dan itu membuahkan hasil yang baik untuk tim pekan ini,” ucapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

23 Peluang

Skema yang dibuat Johnny Jansen kali ini pun membuahkan 23 kali peluang ke gawang Badai Pasifik. Yachida mengakui ada instruksi berbeda yang diberikan pelatih asal Belanda tersebut.

Terlebih skema 6 gol yang dicetak Bali United, menurutnya sudah diterapkan saat sesi latihan.

“Pelatih meminta saya untuk membantu tim dengan mencetak gol. Diego memberi saya umpan bagus di posisi yang tepat, jadi yang harus saya lakukan hanyalah mencetak gol untuk tim,” katanya.

“Ditambah dengan sesi latihan yang maksimal dalam persiapan minggu ini, jelas membuahkan hasil yang baik bagi tim Bali United,” lanjutnya.

Dengan menyisakan delapan pertandingan hingga akhir musim, Yachida bertekad untuk terus memberikan kontribusi positif. Ia berharap bisa terus mencetak gol dan membantu Bali United meraih kemenangan di sisa kompetisi.

“Saya ingin memiliki peluang di setiap pertandingan, jadi saya ingin terus mencetak gol dan membantu tim meraih kemenangan,” tutupnya.

Set Piece Bisa Jadi Kekuatan Baru

Dalam beberapa pertandingan terakhir yang dijalani Bali United, set piece menjadi momok menakutkan. Padahal Bali United memiliki pelatih khusus untuk urusan bola mati.

baik saat mengantisipasi bola mati lawan atau sebaliknya. Sekarang saat menghadapi PSBS Biak, situasi sedikit berbeda. Set piece salah satu andalan.

Hal ini dibenarkan oleh bek tengah Bali United Joao Ferrari. Kebetulan, ia berhasil mencetak brace dalam pesta gol Serdadu Tridatu. “Saat latihan, kami ada waktu tambahan untuk set piece,” ucapnya.

“Kami semua ingin ada peningkatan permainan dan menunjukkan bahwa kami lebih baik dalam sepakan bola mati. Sekarang kami bisa mencetak banyak. Gol dan salah satunya juga berasal dari set piece,” tutup mantan bek tengah PSIS Semarang ini.

Read Entire Article