Kevin Diks Akui Jay Idzes Tak Tergantikan, Bek Timnas Indonesia Siap Ambil Tanggung Jawab Lebih Besar

6 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia harus menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 tanpa sosok kapten sekaligus pilar utama pertahanan, Jay Idzes. Bek Venezia itu dipastikan absen karena cedera, memaksa pelatih Patrick Kluivert mencari komposisi baru untuk menghadapi Oman dan Mozambik.

Kehilangan Jay Idzes tentu menjadi pukulan tersendiri bagi skuad Garuda. Selain berperan sebagai pemimpin di lapangan, bek berusia 25 tahun tersebut juga menjadi figur penting yang membantu menjaga keseimbangan permainan Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir.

Meski demikian, skuad Merah Putih tidak ingin larut dalam situasi tersebut. Para pemain menyadari bahwa absennya satu sosok tidak boleh mengganggu persiapan tim yang tengah membangun momentum menuju agenda penting berikutnya.

Bek Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks, menjadi salah satu pemain yang secara terbuka berbicara mengenai dampak kehilangan Jay Idzes. Namun di saat yang sama, pemain berusia 29 tahun itu menegaskan Timnas Indonesia harus tetap melangkah maju.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kevin Diks: Jay Idzes Pemimpin Alami Timnas Indonesia

Menurut Kevin Diks, Jay Idzes merupakan sosok yang sulit digantikan karena kualitas kepemimpinan yang dimilikinya di dalam maupun luar lapangan.

Bek yang baru bergabung dengan Borussia Mönchengladbach itu mengakui seluruh pemain merasakan kehilangan besar akibat absennya sang kapten.

"Saya pikir apa yang dikatakan pelatih juga benar, saya sudah melihat bahwa Jay tidak tergantikan. Dia seseorang yang memimpin tim secara alami, dia sudah melakukannya sejak lama. Kami merindukannya," ujar Diks.

Meski kehilangan figur sentral, Diks percaya Timnas Indonesia tetap memiliki kualitas untuk tampil kompetitif. Ia menilai momen ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran lebih besar.

"Tapi kali ini kami harus melakukannya tanpa dia dan kami punya banyak pemain yang bisa menunjukkan kemampuan mereka sekarang. Tentu saja kami kehilangan pemimpin kami, tapi orang lain harus melangkah maju, termasuk saya."

Dampingi Matthew Baker, Diks Teringat Masa Muda

Selain membahas absennya Jay Idzes, Kevin Diks juga berbicara mengenai kehadiran pemain muda Matthew Baker yang saat ini mulai mendapatkan kesempatan berlatih bersama skuad senior Timnas Indonesia.

Baker menjadi salah satu nama yang menarik perhatian dalam pemusatan latihan terbaru. Usianya yang masih sangat muda membuat proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri.

Diks mengaku melihat banyak potensi dalam diri Baker. Bahkan, ia merasa teringat pada masa-masa awal ketika menembus sepak bola profesional di usia yang hampir sama.

"Soal Matthew, saya pikir dia anak muda yang baik dengan banyak potensi. Saya bisa melihat sejak hari pertama apa yang dilihat pelatih padanya," kata Diks.

"Ketika saya menembus sepak bola profesional, saya juga berusia 17 tahun, jadi saya bisa memahami situasinya, dari mana dia berasal."

Meski berusaha membantu proses adaptasi Baker, Diks memilih untuk tidak memberikan tekanan berlebihan kepada pemain muda tersebut. Menurutnya, perkembangan seorang pemain membutuhkan waktu dan proses yang tidak bisa dipaksakan.

"Saya berbicara dengannya beberapa kali tapi saya tidak ingin memberinya terlalu banyak tekanan. Sejujurnya, dia punya banyak waktu."

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Gregah Nurikhsani
Read Entire Article