Berdasar Data AFC, I.League Sebut Liga Indonesia Punya Level Persaingan Tertinggi di Asia Tenggara

14 hours ago 8

Bola.com, Jakarta - Direktur Komersial I.League, Sadikin Aksa, menyebut Liga Indonesia memiliki tingkat persaingan atau competitiveness level tertinggi di Asia Tenggara berdasarkan data Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Menurut Sadikin, tingkat persaingan yang tinggi menjadi satu di antara aspek yang membuat Liga Indonesia mulai menarik perhatian sponsor dan pihak-pihak dari luar negeri.

"Kalau kita melihat competitiveness level kita, biarpun Persib juara tiga kali berturut-turut, tetapi pada saat Persib mau juara, itu ada kompetitif yang cukup tinggi, apalagi tahun lalu sampai minggu terakhir," ujar Sadikin dalam diskusi PSSI Pers di Kantor I.League, Jakarta Selatan, Senin (31-8-2026).

Sadikin kemudian membandingkan persaingan di Indonesia dengan sejumlah kompetisi di negara Asia Tenggara lainnya.

Ia menyoroti dominasi Johor Darul Ta'zim (JDT) di Malaysia yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

"Tetapi, kalau kita bandingkan Malaysia, Malaysia itu yang namanya JDT sudah berapa tahun, lebih dari sepuluh tahun juara berturut-turut. Sebelas kali juara, ada persaingan tidak di situ? Begitulah cara penilaiannya," tuturnya.

Situasi berbeda, menurut Sadikin, juga terlihat di Liga Thailand. Ia menyebut persaingan perebutan gelar dalam satu dekade terakhir hanya melibatkan beberapa klub saja.

"Di Thailand, kalau tidak salah empat tim, Buriram United, Port FC, Bangkok United, sama satu lagi, sepuluh tahun yang bersaing cuma itu saja. Sedangkan kita di Indonesia ini, kalau dilihat competitiveness level-nya tinggi," kata Sadikin.

Ia mengatakan data AFC mengenai tingkat persaingan Liga Indonesia menjadi salah satu hal yang diperhatikan sponsor.

Sadikin menyebut perkembangan tersebut mulai terlihat dalam dua tahun terakhir ketika makin banyak pihak memberikan perhatian terhadap kompetisi sepak bola Indonesia.

"Di situlah sebenarnya sponsor melihat, 'Wah, Indonesia ini competitiveness level-nya tinggi', dan itu datang dari AFC, bukan dari kami, data itu dari AFC," imbuhnya.

Menurut Sadikin, perhatian tersebut juga terlihat dari makin banyaknya pemain dengan level permainan yang sebelumnya dianggap sebagai pemain tier atas mulai melihat Liga Indonesia sebagai tujuan.

"Buktinya banyak sekarang, banyak dibilang pemain-pemain yang main di sini ter-tier, dulunya, ya. Sekarang second tier atau first tier saja sudah ada yang melihat," ucapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Read Entire Article