Arema FC Mulai Bersih-Bersih Skuad, Lucas Frigeri Jadi yang Pertama Dilepas

8 hours ago 1

Bola.com, Malang - Belum sepekan BRI Super League 2025/2026 berakhir, namun kabar perpindahan pemain sudah terdengar. Arema FC merilis jika tidak lagi bekerjasama dengan kiper asingnya, Lucas Frigeri, pada Selasa (26/05/2026).

Sehari sebelumnya, sang pemain sudah berpamitan lewat akun Instagram pribadinya. Berpisahnya Arema dengan Frigeri tidak terlalu mengejutkan.

Sepanjang musim 2025/2026, kiper asal Brasil tersebut tidak selalu jadi pilihan utama. Beberpa pertandingan, Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu yang ditunjuk jadi kiper utama.

Akibatnya, Lucas Frigeri total hanya tampil dalam 21 pertandingan. Padahal musim sebelumnya, dia bermain dalam 33 laga.

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, berterima kasih atas dedikasi Frigeri dalam dua musim terakhir. Mantan kiper Madura United itu ikut memberikan trofi juara Piala Presiden 2024 untuk Tim Singo Edan.

“Selama dua musim dia jadi bagian penting Arema. Termasuk saat menjadi juara Piala Presiden,” kata pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Belum Tahu Akan Kemana?

Dari prediksi Bola.com, indikasi Lucas Frigeri tidak akan dipertahankan Arema sudah terlihat dari perjalanan BRI Super League 2025/2026. Beberapa kali Frigeri tidak masuk line-up meski dalam kondisi fit.

Bahkan pada laga terakhir melawan PSIM Yogyakarta, dia hanya duduk di bangku penonton. Hanya saja, manajemen Arema FC tidak membocorkan kemana sang pemain akan pergi, apakah pulang ke klub Brasil atau melanjutkan kariernya di Indonesia.

Jika masih berminat bermain di BRI Super League musim depan, bukan hal sulit bagi Frigeri untuk mendapatkan klub baru. Performanya musim lalu tidak terlalu buruk.

Penyelamat Arema FC

Meski kebobolan 29 gol dan hanya membuat 4 cleansheet, dia beberapa kali jadi dewa penyelamat Arema. Yang paling diingat, bagaimana dia membuat 12 save ketika melawan tim juara, Persib Bandung, pada putaran kedua Super League.

Sehingga Arema FC jadi tim pertama yang bisa mencuri poin dari markas Persib musim lalu.

Frigeri sempat mendapatk kritikan dalam beberapa pertandingan yang dijalani. Terutama saat pertengahan musim. Performanya dianggap semakin menurun seiring dengan usianya yang sudah uzur, yakni 36 tahun.

Mendapat Julukan Kakek

Lucas Frigeri jadi pemain paling tua di Tim Singo Edan saat ini. Aremania di media sosial memberikan julukan kakek kepadanya.

Ternyata Frigeri tidak masalah dengan julukan itu. Dia justru membalasnya dengan peningkatan performa.

Ketika berhasil membuat clean sheet, dia menyampaikan kepada kepada Aremania. Bahkan dalam ucapan perpisahannya, dia menyebut dirinya dengan Kakek Lucas Frigeri.

“Terima kasih untuk semuanya di Malang. Kalian akan selalu ada di hati saya. Dengan penuh kasih, Kakek Lucas Frigeri,” tulisnya sebagai kalimat penutup perpisahan Frigeri.

Masih Punya 2 Kiper Berpengalaman

Kepergian Frigeri sebetulnya bukan masalah besar bagi Arema. Tim Singo Edan masih punya dua kiper berpengalaman di kasta tertinggi, yakni Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu.

Selain itu, masih ada spesialis kiper pelapis, Andrian Casvari. Namun, kontrak para pemain itu kini sudah selesai. Kini bergantung dari manajemen dan pelatih di musim depan apakah barisan kiper lokal itu akan dipertahankan atau tidak.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article