Berjuang Lolos Degradasi, Milomir Seslija Tak Ingin Persis Solo Tertekan Hadapi 5 Laga Superberat di Sisa Musim

8 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, sama sekali tak tertekan dengan beratnya lawan-lawan yang bakal dihadapi anak asuhnya pada lima pertandingan tersisa BRI Super League musim 2025/2026.

Yang terdekat, Persis Solo akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-30. Duel tersebut rencananya akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (27/4/2026) pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, Laskar Sambernyawa masih dinanti sejumlah tim papan atas, seperti Malut United (pekan ke-31), Persebaya Surabaya (pekan ke-32), Dewa United (pekan ke-33), dan terakhir menghadapi Persita Tangerang (pekan ke-34).

Laga-laga ini tidak mudah karena Persija saat ini menempati peringkat ketiga. Sementara itu, Malut United berada di peringkat kelima, sedangkan Persebaya di urutan keenam. Adapun Dewa United sendiri di posisi ke-7.

Ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi Persis yang harus berjuang lolos dari degradasi. Sejauh ini, mereka masih berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 27 poin dari 29 laga, terpaut satu poin saja dari Madura United di zona merah.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Ingin Tertekan

Milomir Seslija mengatakan, laga-laga semacam ini tak ingin membuatnya tertekan. Sebab, menurut pelatih berusia 61 tahun itu, tekanan dalam dunia profesional, terutama pelatih, adalah hal yang wajar.

“Bagi saya, tekanan semacam ini adalah hal yang normal. Jika tanpa tekanan, hidup terasa sangat mudah. Namun, saya sebetulnya juga masih belum memahami tekanan apa yang dimaksud,” kata dia.

Milo juga tak ingin terlalu fokus dengan tekanan ini. Pasalnya, peluang anak asuhnya untuk bisa lolos dari ancaman degradasi masih terbuka. Dia hanya meminta para pemain untuk tetap fokus bekerja tanpa terbebani.

“Sebab, peluang kami untuk lolos degradasi masih terbuka. Kami bisa bekerja dengan baik tanpa ada yang harus dikhawatirkan, dan melanjutkan hari-hari seperti biasa. Namun, tetap saja kami punya tantangan yang besar,” ujar dia.

Harus Bisa Berkembang

Selain itu, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu juga berharap anak asuhnya bisa terus berkembang di tengah situasi ini. Sebab, mereka harus bisa menjawab tantangan ketika menghadapi tim-tim kuat di sisa musim ini.

“Ini menjadi tantangan jika kita melihat apa saja yang bisa kami lakukan, dan aspek apa saja yang bisa ditingkatkan pada laga berikutnya. Sebab, karena akan menghadapi tim yang sangat berkualitas, hal yang terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap improve,” ujar dia.

“Kami harus bisa belajar dari laga-laga ini, agar bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya. Tekanan ini adalah hal yang normal. Hidup saja juga penuh tekanan. Bagi saya, tekanan yang sesungguhnya ialah ketika tidak punya pekerjaan,” imbuhnya.

Dari lima laga tersisa, Persis Solo tentu wajib memaksimalkan dua laga kandang saat menjamu Persebaya Surabaya dan Dewa United. Ini jadi momen krusial untuk mendulang poin penuh demi menjaga asa lolos degradasi.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article